Ultimafriends, coba bayangin, halaman rumah kamu adalah laut dan kendaraan utama kamu adalah perahu. Terdengar seperti cerita fiksi, tapi ini kenyataan sehari-hari Suku Bajau di Indonesia! Penasaran gimana kehidupan mereka? Yuk, Reporter ajak kenalan.
Suku Bajau, atau sering juga disebut Suku Bajo dan Suku Sama, dijuluki "Gipsi Laut" karena kehidupannya yang sangat dekat dengan laut. Dulu, mereka hidup berpindah-pindah di atas perahu dan memakai posisi bintang untuk menentukan arah. Seiring waktu, banyak yang akhirnya menetap dan membangun rumah panggung di atas perairan dangkal.
Salah satu permukiman yang bisa kita lihat adalah Kampung Bajo Mola di Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Di sini, rumah-rumah (Baboroh) berdiri di atas laut dengan tiang-tiang kayu, dan perahu jadi transportasi utama. Menariknya, menjaga kebersihan laut sudah jadi bagian dari budaya mereka, sehingga air di sekitar kampung terlihat jernih. Keren banget, kan!
Soal asal-usul, Suku Bajau diyakini berasal dari Kepulauan Sulu di Filipina Selatan. Ada legenda yang menyebut mereka keturunan seorang pangeran yang memilih hidup di laut. Mereka kemudian bermigrasi ke Indonesia, dan permukiman terbesarnya kini ada di Wakatobi.
Kehidupan sehari-hari mereka pun erat dengan laut. Mata pencaharian utamanya nelayan, dan anak-anak dibiasakan ikut orang tua melaut sejak kecil. Mereka juga punya tradisi lisan, seperti cerita rakyat dan nyanyian, yang banyak mengisahkan tentang laut. Jadi, laut bukan cuma tempat mencari nafkah, tapi juga sumber cerita dan identitas mereka.
Yang bikin menarik, seorang pemuda Bajau di Wakatobi menggambarkan sukunya sebagai orang yang hidup dari mendayung, menyelam, dan melaut. Tapi, identitas itu juga terus berubah. Di sebagian tempat, kehidupan Bajau sekarang sudah berbeda dari Bajau dulu, meski banyak yang tetap mempertahankan tradisi leluhurnya.
Gimana, Ultimafriends? Ternyata budaya yang dekat dengan laut ini ada di negeri kita sendiri. Kalau Ultimafriends, tertarik datang ke Wakatobi ga? Nantikan fakta unik lainnya di Kepayang Penasaran, ya!