TESTIMONI MAHASISWA UMN TENTANG LIFT GANJIL GENAP

Written by on March 4, 2019

Ultimafriends, apa yang muncul di benakmu kalau mendengar kata ‘lift UMN’?

Mungkin tak lain dan tak bukan adalah ngantre. Tapi Ultimafriends udah tahu belum kalau UMN mengeluarkan kebijakan baru berupa sistem ganjil genap untuk penggunaan lift gedung C? Melalui hasil wawancara tim reporter dengan Pak Darman selaku Head of Building Development, hal ini dilakukan berdasarkan antrean lift yang panjang dan dinilai tidak efektif sehingga kebijakan ini menjadi solusi atas ketidaknyamanan mahasiswa.

Ia menyatakan bahwa stiker-stiker yang bertuliskan “lift ini hanya melayani lantai ganjil” dan “lift ini hanya melayani lantai genap” berfungsi sebagai imbauan untuk seluruh warga kampus—terutama mahasiswa yang paling sering pakai lift—bahwa kebijakan ini akan resmi diberlakukan mulai Senin, 4 Maret 2019.

“Kami juga terus melakukan evaluasi. Kalau hal ini dapat menjadi solusi dan efektif dalam menanggulangi masalah antrean panjang di lift, maka akan dicoba di gedung D,” tambahnya saat ditemui tim reporter.

Stiker imbauan yang harus diperhatikan warga kampus agar tidak salah menggunakan lift

Nah, kalau tadi kamu udah baca kebijakan dari pihak Head of Building Development, sekarang simak yuk beberapa testimoni mahasiswa mengenai kebijakan tersebut.

Menurut Cindy Violeta Layan, mahasiswi jurnalistik 2018, kebijakan ini dinilai efektif karena mahasiswa nggak perlu nunggu lama di dalam lift untuk tiba di lantai tujuannya. “Kalau pihak kampus menilai ini efektif, mungkin bisa diberlakukan di gedung D karena di sana juga antrenya cukup lama,” harapnya.

Mahasiswa jurnalistik 2018 lainnya, yaitu Fablius Dwi Utomo, juga berpendapat bahwa dengan adanya kebijakan ini mahasiswa tidak saling menghambat waktu satu sama lain akibat harus berhenti setiap lantainya.

Nggak cuma testimoni positif loh, Ultimafriends karena ada mahasiswa yang menganggap kebijakan ini kurang efektif, seperti Drago Tinus, mahasiswa Sistem Informasi 2018. Ia menilai mahasiswa yang terburu-buru karena hampir terlambat, tidak mempedulikan adanya ganjil genap.

“Menurut gue kurang efektif, soalnya mahasiswa yang buru-buru karena takut terlambat jadi nggak peduli naik lift ganjil atau genap. Antrean panjang ini juga sepertinya akan sulit ditangani soalnya cuma ada 4 lift di gedung C, sedangkan untuk ditambah kan nggak mungkin karena pembangunannya udah lama. Jadi lebih baik bertahan kayak sebelum ada kebijakannya aja,” tambahnya.

Itulah beberapa testimoni dari mahasiswa UMN mengenai kebijakan lift ganjil genap. Yuk kita dukung kebijakan baru kampus, siapa tahu pemberlakuan sistem kayak jalan tol ibu kota ini bisa mengantar kaki lebih cepat ke lantai yang dituju~

Foto: Tim reporter
Editor: Aurelia Gracia

107.7 UMN Radio [CT]

Current track
TITLE
ARTIST