“Setengah Tahun Ini” Jadi Lagu Penutup Era “Menari dengan Bayangan”

Written by on July 15, 2020

Hampir genap delapan bulan usai Baskara Putra alias Hindia mempersilakan penggemarnya mendengarkan Menari dengan Bayangan untuk pertama kalinya. Tepat pada Rabu (15/07) pukul 00.00 WIB, Hindia melepaskan lagu ketujuh belas dari album Menari dengan Bayangan dalam kemasan singel bertajuk Setengah Tahun Ini. Singel tersebut resmi menjadi penutup era dari album pertama Hindia.

Official music video dari Setengah Tahun Ini ditampilkan layaknya konsep adegan post-credits sebuah film. Melalui konferensi pers perilisan singel yang dilakukan secara virtual, Hindia menyatakan bahwa sedari dulu ia telah memiliki keinginan untuk menciptakan sebuah lagu yang dirilis secara terpisah, sebagai penanada akhir dari era Menari dengan Bayangan.

“Dari dulu sudah kepikiran satu lagu buat menutup album, tapi lagu itu terpisah dari album. Sampai akhirnya, gue nulis lagu ini,” ujar Hindia dalam konferensi pers virtual perilisan Setengah Tahun Ini pada Rabu (15/07)

Hal tersebut kemudian melatarbelakangi Hindia meletakkan unsur Menari dengan Bayangan dalam lagu ini, mulai dari artwork singel, hingga potongan lirik lagu-lagu lain dari album Menari dengan Bayangan yang dapat didengar dalam Setengah Tahun Ini.

Hindia dalam konferensi pers virtual perilisan Setengah Tahun Ini, yang diselenggarakan pada Rabu (15/07). (Foto: Shara Octaviani)

Seperti judulnya, lagu penutup tersebut menjadi wadah manifestasi diri seorang Baskara Putra. Melalui lagu ini, Baskara seolah memberi refleksi terhadap berbagai peristiwa yang terjadi serta hal-hal yang dirasakannya selama paruh pertama 2020. Sejumlah isu pun disematkan Baskara dalam Setengah Tahun Ini. Dimulai dari pandemi COVID-19 yang berawal di Wuhan, persoalan Omnibus Law, respons warganet terhadap pernyataannya mengenai genre musik rock dan metal beberapa waktu lalu, hingga berpulangnya musisi ternama Glenn Fredly.

Di samping itu, dalam konferensi pers virtual Setengah Tahun Ini, Hindia juga mengakui bahwa format lagu tersebut awalnya cenderung mengarah kepada genre folk/akustik, mirip seperti lagunya yang bertajuk Membasuh. Rekaman demo lagu tersebut juga sempat diunggah oleh Hindia melalui akun Twitter-nya @wordfangs, pada Rabu (15/07), sekitar pukul 3 pagi Waktu Indonesia Barat. Namun, Setengah Tahun Ini berakhir menjadi sesuatu yang segar dan berbeda dengan rilisan-rilisan Hindia sebelumnya.

(Berikut tautan tweet demo Setengah Tahun Ini yang diunggah Hindia: https://twitter.com/wordfangs/status/1283132349828362241)

Dalam lagu ini, pendengar dapat menikmati nuansa gospel melalui iringan lapisan paduan suara, serta sentuhan hiphop melalui sisipan vokal bergaya rap, yang semuanya direkam dan dinyanyikan sendiri oleh Hindia. Tak hanya itu, Rayhan Noor selaku co-producer dan gitaris, Wisnu Ikhsantama Wicaksana selaku sound engineer, dan Kunto Aji yang berperan mengakhiri lagu dengan suaranya, juga turut memberi andil dalam lagu yang baru dirilis tersebut.

Setengah Tahun Ini bukanlah sekadar penutup dari sebuah era sekaligus penanda dari era baru Hindia. Setengah Tahun Ini juga merupakan wadah Baskara Putra mengeksplorasi dirinya sebagai seorang manusia dan musisi secara lebih mendalam. Melalui refleksi pribadi atas hal-hal yang terjadi selama enam bulan pertama 2020, Setengah Tahun Ini menjadi “pendobrak” batasan bagi norma lagu Hindia.

Editor: Theresia Melinda Indrasari

107.7 UMN Radio [CT]

Current track
TITLE
ARTIST