ENTERTAINMENT

Semoga Sembuh: Cerita Jatuh dan Tumbuh Idgitaf

todayJanuary 25, 2022 31 10 5

Background
share close

“Takut tambah dewasa, takut aku kecewa, takut tak seindah yang kukira…” 

Siapa, nih yang baca sambil nyanyi? Memang sounds familiar ya, Ultimafriends! Sebuah kutipan lirik dari lagu “Takut” milik musisi perempuan yang kerap disapa Gita atau yang kita kenal sebagai Idgitaf, baru-baru ini memang lagi naik daun banget, nih! 

Setelah sukses dengan “Takut” dan beberapa single lainnya, Gita akhirnya merilis debut mini album-nya yang berjudul “Semoga Sembuh” pada Jumat, 21 Januari lalu. 

Wah, kira-kira sembuh dari apa ya, Ultimafriends? ‘

Nah, di mini album ini Gita berkisah tentang jatuh, tumbuh, dan sembuh yang ia alami pada tahun 2021. 

“Sebenernya, secara garis besar, lagu-lagu di EP ini merupakan cerita aku di tahun 2021, di mana aku menghadapi momen yang wow dan gila. Jatuh iya, bahagia juga. Semua emosi kecampur di situ,” kata Gita dalam jumpa pers virtual pada Kamis, 20 Januari lalu. 

Seru banget, nih, tiap Gita cerita! (Foto : Lungayu Endahrum)

Kelima lagu dalam mini album ini disusun berurutan yang seakan-akan menggambarkan five steps of grief yang dilalui oleh Gita. Let’s dig it deeper, yuk, Ultimafriends! 

Mini album “Semoga Sembuh” ini dibuka dengan track “Berlagak Bahagia”. Dari judulnya saja sudah bisa kebayang kan gimana isi lagunya, Ultimafriends? Pokoknya penuh
dengan denial dan anger, deh! 

“Berlagak Bahagia itu kaya aku emosi. Kenapa gua sedih, kenapa gua pura-pura. Terus aku marah karena semua orang kaya ga ngerti perasaan aku. Jadi aku menutup diri,” jelas Gita. 

Track kedua diisi dengan lagu “Sekuat Sesakit” yang belum pernah dirilis sebelumnya, loh, Ultimafriends! Dalam proses penulisan lirik lagu ini, Gita banyak mengambil insight dari teman-teman terdekatnya. 

This song radiates the “it’s okay, you are not alone” energy! 

For your information, “Seperti tupai yang melompat, pasti akan jatuh, tembok pertahananku rubuh” adalah lirik favorit Gita di lagu “Sekuat Sesakit”. Bahkan, Gita masih tidak menyangka kalau dia bisa menemukan potongan kalimat tersebut. Well, lirik tersebut  memang catchy abis ya, Ultimafriends! 

Lanjut ke track ketiga dari mini album “Semoga Sembuh” adalah lagu Gita yang paling populer, nih, Ultimafriends! Apa lagi kalau bukan, “Takut” yang sudah didengarkan lebih dari 13 juta kali di salah satu platform music streaming. Di lagu ini, bisa diibaratkan Gita sedang ada di tahap bargaining dan depressionFull of self-talk and self-contemplation gitu, deh! 

Sama halnya dengan track kedua, track keempat lagi-lagi diisi oleh lagu yang belum pernah dirilis sebelumnya, yaitu “Kasur Tidur”. The title speaks for itself. Lagu ini memang diciptakan oleh Gita untuk mengapresiasi kasur tidurnya, loh! 

Menurut Gita, kasur adalah salah satu hal yang super underrated, padahal kasur adalah saksi bisu jatuh bangun kehidupan dan jadi tujuan akhir setiap orang. Di lagu ini, bisa dikatakan Gita sudah masuk ke tahap acceptance, which means Gita mulai bisa berdamai dengan segala permasalahannya. 

Lagu “Kasur Tidur” ini ternyata bukan cuma bercerita tentang kasur, loh, Ultimafriends. Ketika membuat lagu ini, Gita menyadari bahwa ada kemiripan antara kasur dan Tuhan. Gita merasa Tuhan adalah bentuk pertolongan yang lebih besar dari kasur. 

“Jadi, anggaplah kalo di tempat tidur itu kita kaya lagi nge-charge (energi). Itu sama halnya ketika kita lagi doa. Nah, jadi aku menemukan momen di mana aku kaya lagi nge-charge diri aku disaat lagi doa, sama kaya ketika aku lagi tidur.” jelas Gita. 

Terakhir, track kelima diisi oleh lagu yang jadi gacoannya Gita di mini album ini, yaitu “Semoga Sembuh”. Lagu ini menjadi focus track di mini album “Semoga Sembuh”. Jadi, enggak heran, ya, kalau judul lagu ini akhirnya diangkat jadi judul mini album-nya. 

Melalui lagu “Semoga Sembuh”, Gita ingin mengajak pendengarnya untuk sama-sama bisa bertumbuh dan sembuh. Uniknya, di lagu “Semoga Sembuh”, ada suara orang-orang yang ikut bernyanyi. Vibes-nya bener-bener mengajak pendengar untuk ikutan sembuh. 

Meaningful banget, ya.

Artwork mini album “Semoga Sembuh” 

Bukan Gita namanya kalau enggak bercerita lewat karyanya. Setelah bercerita lewat lima lagu di mini album “Semoga Sembuh”, Gita juga bercerita lewat artwork dari mini album ini. Ada tiga elemen di artwork mini album ini, yaitu bunga, kupu-kupu, dan tangga. Bunga dan kupu- kupu diibaratkan harapan dan kedamaian, sedangkan tangga menggambarkan naik turun kehidupan. 

“Tangga itu menggambarkan pijakan hidup seseorang. Nah, kalo temen-temen bisa lihat, di artwork itu ada tangga yang patah, untuk menggambarkan ups and downs-nya hidup” jelas Gita. 

Pada setiap jatuh, selalu ada ruang untuk bertumbuh. Pada setiap luka, selalu ada ruang untuk sembuh. Selamat mendengarkan dan sembuh bareng Idgitaf ya, Ultimafriends! 

Editor: Stephanie Risyana Panjaitan

Written by: Lungayu Endahrum

Rate it

Previous post

EVENT

Kreator Drive-in Senja Hadirkan Wahana Drive-Thru Horror ala Jepang, “Dunia Mencekam”

Lo pernah gak sih membayangkan gimana rasanya kalau hilang saat lagi trekking di tengah hutan? Kalau belum, coba deh sekali-sekali ikutin pengalaman ‘hilang di tengah hutan’ ala wahana Drive-Thru Horror, “Dunia Mencekam”!  -- Kalau biasanya rumah hantu dimasuki dengan berjalan kaki atau menaiki kereta yang tersedia, kali ini, Katarsis Live menghadirkan pengalaman rumah hantu yang bisa dijelajahi dengan mobil pribadi lo!  Perkenalkan, namanya “Dunia Mencekam”. Dengan konsep Hutan Terlarang, pengunjung […]

todayDecember 11, 2021 2 2


0%