Restaurants of The Week: Bubur Ayam Mang H. Oyo, Bubur yang Konon kalau Dibalik Tidak Tumpah

Written by on November 17, 2020

Ultimafriends, bubur biasanya dikenal sebagai makanan bagi orang yang sedang sakit. Sewaktu kecil, kamu juga mungkin pernah disuapi bubur saat sakit oleh ibu dengan bonus omelan, “Es terusss, chiki terusss.” Kemudian, ketika kamu beranjak dewasa, bubur bisa menjadi menu sarapan untuk mengawali hari atau menu makan malam yang menghalau dinginnya udara. Apalagi kalau Ultimafriends tinggal di Bandung yang suhu malam harinya suka membuat pendingin ruangan jadi insecure.

Dari deretan gerobak bubur yang ada di Bandung, salah satu tempat makan bubur yang bisa menjadi referensi kamu ketika bertualang kuliner adalah Bubur Ayam Mang H. Oyo. Uniknya, bubur ini kalau dibalik nggak tumpah, loh, Ultimafriends!

Tampilan Bubur Ayam Mang H. Oyo jika dibungkus dan dibawa pulang. (Foto: Elizabeth Chiquita T.)

Bubur Ayam Mang H. Oyo sudah berdiri sejak 1980-an. Bubur ini juga sempat beberapa kali pindah lokasi sebelum akhirnya mengambil tempat di Jl. Tirtayasa No. 49, Citarum, Bandung Wetan, Kota Bandung. Bubur Ayam Mang H. Oyo pun sudah terkenal sejak lama di Kota Bandung. Bahkan, orang tua tim reporter sangat semangat ketika ditanya pengalamannya makan Bubur Ayam Mang H. Oyo. Dengan keunikan bubur yang dibalik tidak tumpah, tempat makan bubur ini selalu ramai dikunjungi. Kalau kamu juga ingin berkunjung ke sini, sepertinya kamu harus buru-buru datang, Ultimafriends, sebab Bubur Ayam Mang H. Oyo buka dari pukul setengah 6 pagi sampai (stok buburnya) habis.

Setiap komponen dalam bubur ayam dibungkus rapi agar tidak tercampur sebelum sampai ke tangan konsumen. (Foto: Elizabeth Chiquita T.)

Selain memiliki “kemampuan” tidak tumpah, daftar menu Bubur Ayam Mang H. Oyo juga tidak kalah menarik, nih, Ultimafriends. Berbagai istilah unik diberikan untuk topping buburnya, mulai dari apel (ati ampela), atelpin (ati ampela telur pindang), acak (ayam cakue), kerikil (kacang), dan ganja (seledri). Kalau kamu mau menggunakan semua topping, nama menunya bukan apel atelpin acak kerikil ganja kok, Ultimafriends. Namanya cuma komplit. Menu komplit ini dijamin bisa membuat piring bubur kamu penuh. Iya, nggak salah tulis piring kok, karena penyajian bubur ayam khas Mang H. Oyo memang menggunakan piring.

Tampilan Bubur Ayam Mang H. Oyo saat disajikan. (Foto: Elizabeth Chiquita T.)

Meski pandemi melanda, kamu tetap bisa memesan bubur secara daring seperti yang tim reporter lakukan, dengan mengandalkan aplikasi pesan antar makanan. Nggak perlu khawatir dengan biaya antar karena Bubur Ayam Mang H. Oyo telah memiliki beberapa cabang yang tersebar di Bandung.

Dalam foto berikut, tim reporter memilih bubur acak dengan telur biasa. Bubur pesanan tim reporter dibanderol dengan harga Rp 25.000. Sebelum menyantap, tak lupa tim reporter mencoba atraksi bubur dibalik tidak tumpah. Hasilnya…

Bubur Ayam Mang H. Oyo yang ternyata memang tidak tumpah saat dibalik. (Foto: Elizabeth Chiquita T.)

Klaim tersebut memang benar, Ultimafriends. So, kalau kamu membeli bubur ini, jangan lupa untuk mencoba melakukan eksperimen membalik bubur agar ikut merasakan sensasi deg-degannya, ya! Tim reporter berhasil membalik bubur selama empat detik dengan menahan napas saking tegangnya.

Terlepas dari cara makan bubur kamu yang diaduk atau tidak, rasa bubur ayam khas Mang H. Oyo yang bertekstur kental, gurih, dan bercampur dengan topping, sudah juara (setidaknya di hati tim reporter). Buat Ultimafriends yang berada di Bandung, Bubur Ayam Mang H. Oyo bisa jadi salah satu tempat makan pilihan untuk dicoba bersama keluarga, teman, atau pasangan. Kalau kamu pergi sendiri juga nggak masalah. Siapa tahu malah bisa ketemu Dilan di sekitar Bubur Ayam Mang H. Oyo~

Editor: Theresia Melinda Indrasari

[There are no radio stations in the database]