Rayakan Hari Batik Nasional dengan Model Kekinian

Written by on October 7, 2018

Ultimafriends, sejak tahun 2009, UNESCO menetapkan tanggal 2 Oktober menjadi Hari Batik Nasional dalam rangka memperingati ditetapkannya batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi. Pada Hari Batik Nasional tahun ini, pihak UMN turut mengimbau mahasiswa/i-nya untuk menggunakan batik di lingkungan kampus. Apa kamu termasuk salah satu yang ikut memakai batik ke kampus?

 

Surel yang dikirim pihak UMN mengenai himbauan untuk memakai batik pada Hari Batik Nasional (02/10).

Menurut pengamatan tim reporter, imbauan tersebut dijalankan oleh sebagian besar mahasiswa. Dan setelah mengamati jenis-jenis batik yang dipakai, tim reporter berhasil merangkum model-model batik yang kekinian dan nggak membosankan. Check this out!

Seiring perkembangan dunia fashion, model batik terus berkembang. Tidak hanya digunakan pada kemeja atau blouse, kini banyak model batik yang bermunculan, salah satunya batik model céongsam (pakaian tradisional Tiongkok) yang dipakai salah satu mahasiswi UMN, Yuizi Therezia. Ia mengaku hanya memiliki batik model céongsam. “Cuman punya satu batik kebetulan, jadi batik ini modelnya céongsam tapi motifnya batik. Terus ini juga terinpirasi dari keluarga sih, hampir semua di keluarga punya batik model gini juga,” tutup Yuizi.

Model unik lainya dipakai oleh mahasiswa jurnalistik, Adrianus Vian. Batik bermodel kimono berwarna merah ini dipakai Vian dan cukup menarik perhatian Ultimafriends. Pasalnya batik yang bermodel pakaian tradisional Jepang ini memang sengaja Vian buat dari referensi melalu internet. “Sebenernya gue emang suka kreasiin batik. Setiap kali beli kain sendiri terus cari desain di internet, habis itu baru dibawa ke tukang jahit,” tutur Vian. Walau jarang memakai batik ke kampus, Vian mengaku mempunyai model-model batik lain di lemarinya. Waaah bisa dicontoh nih Ultimafriends, model batik yang dipakai Yuizi dan Vian biar koleksi batik kamu nggak itu-itu aja!

 

Mahasiswa/i yang turut berpartisipasi merayakan Hari Batik Nasional, dengan model batik unik. Fanni (kiri) dengan celana batiknya, Felix (tengah) dengan baju barongnya, dan Vian (kanan) dengan bati model kimononya dipakai pada (2/10) lalu.

 

Selanjutnya, ada model lain yang bisa jadi pilihan Ultimafriends untuk pakai batik nih. Salah satunya, yang dipakai oleh Geofanni Nerissa yaitu celana batik yang dikenakanya dalam rangka Hari Batik Nasional. Fanni sendiri lebih memilih outer seperti cardigan atau scarf dibandingkan kemeja atau blouse. Kalau Ultimafriends ada yang sama kayak Fanni nggak? Fanni juga menyampaikan bahwa ia cukup sering mengenakan batik, salah satunya ketika Jumba (Jumat Batik). Waah boleh dicontoh ya Ultimafriends!

Last but not least, ada Felix mahasiswa angkatan 2017 yang menarik perhatian tim reporter karena memakai baju barong dari Lombok di Hari Batik Nasional. “Menurut gue batik juga, soalnya masih ada motifnya. Terus lebih adem juga sih gue makenya, nyaman,” tambah Felix. Walau pun memang baju barong, tapi semangat Felix dalam berpartisipasi di Hari Batik Nasional perlu diapresiasi dan diikuti Ultimafriends! Kalau boleh mengutip kata Mohammad Hatta, “kebudayaan tidak dapat dipertahankan saja, kita harus berusaha merubah dan memajukan, oleh karena kebudayaan sebagai kultur, sebagai barang yang tumbuh, dapat hilang dan bisa maju.”

Melihat model-model batik kini sangat bervariasi dan cocok dipakai di beragam situasi baik yang formal maupun non-formal, nggak harus nunggu kondangan atau Hari Batik Nasional dulu kan Ultimafriends buat dengan bangga memakai batik?

Editor: Vania Evan


Continue reading

Previous post

FRIDAY


107.7 UMN Radio [CT]

Current track
TITLE
ARTIST