PEMENTASAN THE END TEATER KATAK: MANUSIA BERKHIANAT DEMI KEUNTUNGANNYA

Written by on November 6, 2018

Ultimafriends, apa jadinya kalau manusia dan vampir saling jatuh cinta? Bisakah mereka hidup bersama selamanya tanpa saling menyakiti? Apakah semesta  mengizinkan mereka bersama?

Dengan mengambil cerita yang berlatarbelakang di Jerman pada abad ke-17, The End, pementasan Teater KataK yang ke-56 berhasil menuai tepuk tangan meriah penonton di Function Hall (FH) Universitas Multimedia Nusantara. Sebanyak 25 anggota baru teater KataK menunjukkan kemampuan berakting mereka di atas panggung FH dengan menghadirkan sensasi romantis, sedih, kelicikan dan juga penuh kebencian. For your information Ultimafriends, tiket pementasan The End ini sudah laku terjual dua minggu sebelum pementasan berlangsung.

Alonsa(vampir) dan Henrick (manusia) yang dipertemukan dan dipisahkan oleh cinta

Pementasan yang berlangsung selama dua hari (1-2 November 2018) ini ingin menunjukkan kekejaman dan kelicikan monster yang tanpa disadari ada dalam jiwa manusia. Menceritakan kehidupan manusia dan vampir yang tidak pernah bisa bersatu. Bermula dari kisah percintaan antara manusia bernama Henrick dan vampir bernama Alonsa. Kisah cinta mereka tidak berlangsung lama, bahkan takdir harus memisahkan mereka berdua karena perbedaan. Suatu ketika keluarga vampir dan rakyat desa bersekongkol untuk memisahkan mereka, tetapi justru akhirnya rakyat desa mengingkari janji mereka dan mereka menghabisi para vampir.  Meskipun berlatar pada abad ke-17, pementasan ini dibuat sedemikian rupa sehingga mudah untuk dipahami oleh kaum awam. Mulai dari set panggung yang tidak terlalu kuno, adegan cerita percintaan yang dinilai mengena pada generasi zaman ini, dan juga dengan lelucon-lelucon pada dialognya.

Rakyat desa belum mengetahui Alonsa adalah sesosok vampir dan menyambut Alonsa dengan hangat

Menurut Ivan Tobias (FTV 2018) selaku dalang dan Henrick tua dalam pementasan tersebut mengaku cukup sulit untuk melakukan persiapan pementasan ini. Ia menuturkan harus menjadi sosok yang sangat berbeda dari dirinya dan juga harus beradaptasi dengan lawan mainnya yang baru ia kenal.  Ivan juga menuturkan bahwa tema cerita  ini sangat cocok dikaitkan dengan kehidupan manusia masa kini. Hal ini bisa dilihat dari kecenderungan manusia yang berlomba-lomba untuk mendapatkan hal-hal materialis tanpa memedulikan sesama. Bahkan manusia berani untuk mengambil tindakan licik juga membohongi sesamanya demi memperoleh keuntungannya sendiri.

Matthew (Jurnalistik 2016) selaku pimpinan produksi pementasan inagurasi Teater KataK 2018 berharap dengan adanya pertunjukan ini manusia semakin ditumbuhkan rasa sadarnya bahwa manusia sendiri juga memiliki sifat buruk. Oleh karena itu, jangan menuding yang lain sebagai monster karena keadilan dilihat bukan hanya dari fisik tetapi juga dari jiwa.

Cukup dalam ya Ultimafriends pesan yang ingin disampaikan pada pementasan The End ini. Semoga makna dari cerita ini bukan hanya menjadi harapan, tetapi mampu tertanam dan juga diwujudkan ya!

Foto: Debora Anggi Nathania
Editor: Vania Evan

Continue reading

Previous post

FRIDAY


107.7 UMN Radio [CT]

Current track
TITLE
ARTIST