EVENT

PEKAN PENDIDIKAN RENCANG MENCERMINKAN SEMANGAT PENDIDIKAN INDONESIA

todayMay 29, 2018 19

Background
share close

“Guruku tersayang, guruku tercinta, tanpamu apa jadinya aku? Tak bisa baca tulis, mengerti banyak hal.”

Begitulah salah satu bait reff dari lagu yang diciptakan oleh Melly Goeslaw. Kalimat terakhir dari kutipan tersebut tentu sangat menggambarkan betapa pentingnya guru sebagai saluran penyalur ilmu bagi murid-murid di Indonesia.

Pada Rabu (2/5) lalu, Indonesia merayakan Hari Pendidikan Nasional sebagai peringatan akan kelahiran Ki Hajar Dewantara, tokoh pelopor pendidikan di Indonesia. Di tengah maraknya isu terorisme dan juga radikalisme di Indonesia, dalam kesempatan tersebut, UKM Rencang mencoba untuk menciptakan semangat berpendidikan di Indonesia.

Hal itu dilakukan dengan menggelar kegiatan Pekan Pendidikan yang sudah terlaksana dari Senin (21/05) lalu, hingga Sabtu (26/05). Dalam acara yang terbagi menjadi beberapa rangkaian acara tersebut, Rencang mengundang  anak-anak dari Panti Asuhan Beriku Hati, MI Miftahul Huda, dan Desa Cibogoetan untuk ikut serta dalam acara ini.

Dengan mengangkat slogan 3B, yaitu berkarakter, berkualitas, dan berprestasi, kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak dalam merayakan  hari pendidikan.

“Pekan pendidikan menjadi salah satu upaya dari universitas untuk kembali mengingatkan kita semua, bahwa pendidikan di negeri ini sudah sangat kurang,” ujar Ignatius de Loyola Aryo Gumilang, dari Student Development UMN ketika memberikan kata sambutan dalam puncak acara Pekan Pendidikan.

Salah satu cara yang dilakukan oleh Rencang dalam menanamkan semangat pendidikan ini adalah dengan meminta siswa/i yang menghadiri acara untuk menempelkan harapan mereka di pohon harapan.

“Ingin membanggakan orang tuaku dan ingin meraih cita-citaku. Aku janji akan belajar terus untuk meraih cita-cita,” ungkap seorang anak dalam pohon harapan.

Meski ungkapan tersebut terdengar sederhana, namun jika semua anak Indonesia mempunyai semangat belajar seperti itu, tentu pendidikan di Indonesia akan menjadi lebih baik.

Editor: Vania Evan

Written by: Michael Josua

Rate it

Previous post

ENTERTAINMENT

INDONESIA GAGAL BAWA PULANG PIALA THOMAS DAN PIALA UBER 2018

Salah satu pertandingan badminton paling bergengsi di dunia baru saja selesai pada hari Minggu (27/05) lalu. Diselenggarakan di Thailand pada tahun ini, Jepang berhasil membawa pulang Piala Uber setelah mengalahkan Thailand, sedangkan ASDF berkesempatan memenangkan Piala Thomas. Tim Thomas Indonesia harus berpuas diri setelah gagal masuk ke babak final ketika kalah 3-1 dari China di pertandingan semifinal. Tim Uber juga tidak dapat melanjutkan perjuangannya setelah kalah dari Thailand pada babak […]

todayMay 29, 2018 1

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


0%