MUDAHNYA MENGURUS E-TILANG TANPA CALO

Written by on July 13, 2018

Di era pemerintahan yang semakin berusaha terbuka kepada rakyatnya, berbagai jenis layanan disediakan guna mempermudah masyarakat menggunakan layanan tersebut, juga meningkatkan transparansi kepada masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah. Salah satu sistem yang dibenahi adalah sistem tilang di Indonesia yang sudah sejak lama menjadi momok menakutkan bagi pengendara kendaraan bermotor. Banyak stigma di masyarakat yang menganggap bahwa sekali kena tilang pasti urusannya berbelit dan menghabiskan dana yang sangat banyak.

Baru-baru ini salah satu dari tim reporter UMN Radio baru saja mendapatkan kesempatan untuk merasakan bagaimana prosedur mengurus tilang di kejaksaan negeri. Berawal dari kemacetan di ibu kota yang membuat reporter nekat mengambil bahu jalan, akhirnya reporter diberhentikan oleh polisi untuk ditindak. Kira-kira begini percakapannya:

Polisi: “Selamat siang, asalnya dari mana dan sedang menuju ke mana pak?”
Saya:  “Selamat siang, dari Serpong mau menuju Kementrian Pendidikan pak”
Polisi: “Sendiri atau bersama rombongan?”
Saya:  “Sendiri pak”

Polisi   :  “Oke, atensi bahu jalan ya, Bapak melanggar peraturan (saya lupa pasalnya), Bapak ada waktu untuk ikut sidang?”

Dalam hati saya berpikir apakah ada pilihan lain selain mengikuti sidang? Meski ogah-ogahan, karena reporter berusaha menjadi masyarakat yang taat hukum, termasuk dengan tidak memberikan sogokan pada aparat hukum, maka dengan berani reporter memilih untuk ditilang.

Saya: “Baik pak, ditilang saja.”

Polisi: “Baik, sekarang sudah tidak ada slip tilang merah, semua menggunakan slip biru dan perkara akan masuk ke sistem e-tilang. Bapak tinggal melakukan pembayaran lewat BRI sejumlah denda maksimal dan dapat mengambil barang bukti di kejaksaan.

Singkat cerita begitulah proses bagaimana akhirnya saya menyerahkan SIM sebagai barang bukti dan menunggu tanggal sidang untuk pengambilan barang bukti di kejaksaan. Tapi setelah melakukan seluruh proses yang saya kira akan sangat melelahkan dan menghabiskan banyak uang, kenyataannya mengurus tilang ini sangat mudah. Bahkan bila seluruh waktu pengerjaan dijumlah (tanpa proses menunggu hari yang sudah ditentukan), prosedur ini memakan waktu kurang dari 5 jam.

Bagaimanakah prosesnya?

Surat Tilang Slip Birue-tilang

(atas: Google.com, bawah: dok. pribadi)
  1. Ultimafriends akan diberikan surat tilang dan dimintai nomor telepon

Berdasarkan informasi yang diberikan oleh polisi, di daerah Jakarta surat tilang merah sudah tidak berlaku dan semua proses tilang dimasukan ke database. Beberapa jam setelah Ultimafriends ditilang, akan ada SMS masuk yang menginformasikan nomor BRIVA (Virtual Account BRI) untuk pembayaran perkara tilang Ultimafriends.

(Sumber: dok. pribadi, slip penyetoran yang diserahkan untuk pengambilan barang bukti)
  1. Ultimafriends menitipkan uang denda maksimal ke bank BRI (30 menit – 2 jam tergantung keramaian bank) 

Perlu diingat saat MENITIPKAN uang denda maksimal, jumlah denda maksimal bisa berbeda-beda tergantung pada berat atau tidaknya pelanggaran yang Ultimafriends lakukan. Saya yang menerobos bahu jalan diberikan denda maksimal Rp500.000,00, dan untuk kasus lain akan diberikan denda yang berbeda juga. Misalnya tidak dapat menunjukkan SIM akan dikenakan denda maksimal Rp250.000 dan tidak memiliki SIM denda maksimalnya sebesar Rp1.000.000,00. Setelah menyetorkan titipan uang denda tersebut, Ultimafriends akan diberikan slip bukti setoran yang harus disimpan untuk pengambilan barang bukti. Tapi tenang Ultimafriends, kabar bahagianya ada di poin kelima nanti. Jadi baca sampai selesai ya.

Setelah membaca poin nomor dua ini, adakah yang mulai berpikir;

“Wah gede banget yah dendanya, mendingan nyogok aja”

  1. Pada hari yang telah ditentukan, datanglah ke kejaksaan yang telah ditunjuk

Pada surat tilang akan tertera waktu dan tempat Ultimafriends dapat mengambil barang bukti. Barang bukti yang disita biasanya antara STNK atau SIM. Ingatlah bahwa penyitaan kendaraan hanya dapat dilakukan bila pelanggar tidak dapat menunjukan STNK. Hal ini berdasarkan PP80-2012 Pasal 32 ayat 6 tentang Tata Cara Pemeriksaan Kendaraan Bermotor dan Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas. Satu informasi penting lagi, tempat Ultimafriends mengambil barang bukti adalah berdasarkan regional tempat Ultimafriends melakukan pelanggaran, bukan tempat SIM dikeluarkan. Jadi kalau Ultimafriends punya SIM Jawa Tengah dan ditilang di Jakarta Selatan, pengambilan barang bukti adalah di Kejaksaan Jakarta Selatan.

  1. Memberikan bukti pembayaran dan mengambil barang bukti (1 jam – 4 jam)

Waktu itu saya diinstruksikan untuk mengambil barang bukti pada tanggal 29 Juni, karena terpotong libur lebaran. Antrean sangat panjang karena banyak perkara yang dioper ke tanggal 29 Juni pula karena menyusul libur lebaran. Saat memasuki kejaksaan, Ultimafriends akan banyak didekati pihak-pihak yang menawarkan calo. Tolaklah mereka dengan halus dengan mengatakan bahwa Ultimafriends sudah membayar titipan denda di BRI. Setelah masuk, ambillah nomor antrian dan tunggulah nomor antrian Ultimafriends dipanggil. Saat itu saya datang pukul 8 pagi dan mendapat antrian nomor 192. Kabar baiknya, semua prosedur sudah selesai pukul 9.40 sampai barang bukti kembali ke dompet tercinta. Dengan sistem e-tilang ini, perkara langsung diputus oleh kejaksaan tanpa perlu mengikuti sidang. Sesederhana menyerahkan bukti pembayaran dan mengambil barang bukti di kejaksaan.

(Sumber: dok. pribadi, surat untuk mengambil kelebihan pembayaran)
  1. Mengambil kembali kelebihan pembayaran

Ini dia kabar bahagianya. Ultimafriends mungkin bingung dengan istilah titipan denda. Denda maksimal yang Ultimafriends bayar belum tentu akan terpakai semuanya. Pada kasus yang saya alami, denda yang dijatuhkan hanya Rp150.000, sehingga kelebihan Rp350.000 yang sudah dibayarkan dapat diambil kembali di cabang BRI mana saja. Setelah nomor antrian Ultimafriends dipanggil dan mengambil barang bukti, kamu akan diberikan surat keterangan yang akan dipakai untuk mengambil kelebihan pembayaran. Hanya saja saat pengambilan kelebihan titipan, Ultimafriends akan dikenakan biaya materai.

Begitulah Ultimafriends prosedur mengurus tilang tanpa menggunakan calo. Tidak perlu menyogok apalagi menggunakan calo, pastikan bahwa uang yang Ultimafriends setorkan benar-benar masuk ke kas negara untuk memajukan Indonesia. Satu catatan terakhir, Ultimafriends juga dapat melakukan pembayaran di kejaksaan secara langsung, tapi akan lebih mudah bila Ultimafriends sudah membayar lewat BRI sehingga tidak perlu membawa uang tunai yang banyak ke kejaksaan.

*Tulisan ini berdasarkan pengalaman pribadi
Editor: Vania Evan

Continue reading

Previous post

FRIDAY


107.7 UMN Radio [CT]

Current track
TITLE
ARTIST