Meski Sudah Rilis Buku, Akun @nkcthi Masih Akan Terus Bercerita

Written by on November 18, 2018

Biasanya kalau sedang merasa gundah gulana, Ultimafriends ‘pergi’ ke mana sih? Apakah dengan bercerita ke teman-teman terdekat atau malah cukup kepo-in akun Instagram yang isinya kata-kata penenang? Kalau kamu termasuk yang nomor 2, pasti nggak asing lagi nih sama akun @nkcthi! Walaupun username-nya agak sulit untuk disebut, kata-kata yang digunakan akun Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini sederhana dan mendamaikan pikiran yang tengah kemelut.

Berawal dari kejenuhan mengurusi Generasi 90-an, Marchella FP memutuskan cuti di akhir tahun 2017 untuk memenuhi hasratnya berkarya. Kali ini, ia ingin menghasilkan karya yang tidak sesuai dengan ekspektasi orang. “Di Generasi 90-an, gue udah membuat karya untuk nyenengin banyak orang. Di kesempatan ini, gue pengin nyenengin diri sendiri, terserah orang mau terima atau nggak,” ucapnya.

Marchella tengah berkisah soal buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini pada acara peluncuran buku NKCTHI, Dia Lo Gue, Kemang, Jakarta Selatan (16/11)

Naskah NKCTHI sudah mulai ditulis sejak 2016, hanya saja masih berupa materi mentah dan belum punya judul. Tujuan utama Marchella menulisnya pun cenderung bersifat pribadi dan personal. “Pesan-pesan ini gue tulis dengan tujuan, kalau suatu saat gue menua, pesan-pesan ini akan tetap hidup bersama gue, sebagai pengingat kalau gue pernah muda,” kisahnya saat bercerita bagaimana proses kreatif NKCTHI.

Meskipun sebuah karya personal, Marchella tidak membuat NKCTHI sebagai buah dari pikiran-pikirannya saja. Namun, lebih dari itu, NKCTHI menyempurnakan perspektifnya mengenai suatu masalah atau topik dengan sudut pandang yang dimiliki banyak orang. “Misalnya, gue pernah buka bahasan tentang ayah. Nggak semua orang punya sosok ayah yang sama kayak gue,” tambah Marchella. Maka merupakan tantangan besar baginya untuk memberikan pandangan tentang ayah yang general dan bisa diterima banyak orang.

Saat memutuskan untuk membuat buku, wanita yang akrab disapa Chechel ini menggunakan metode yang serupa dengan Generasi 90-an dalam menggandeng massa pembacanya. Ia membuat sebuah akun Instagram  sebagai cara untuk menghidupkan komunitas sambil menggarap versi bukunya. Dengan ini Marchella dapat lebih mengerti apa yang diinginkan pembaca. Oleh karena itu setiap malam @nkcthi rutin membuat Instagram Story dengan topik-topik utama yang berbeda. Hal ini diharapkan dapat menjadi wadah cerita bagi pengikutnya sekaligus riset untuk sang penulisnya sendiri.

 

Pre-order Buku Ludes dalam Waktu Satu Menit

Tanpa disangka, akun Instagram @nkcthi menuai banyak respon positif dan memberikan perasaan nyaman dalam berbagi kisah. Salah seorang followers bahkan memercayai @nkcthi untuk meyakinkannya setiap malam agar menghilangkan niatnya untuk bunuh diri. “Akhirnya, gue temenin setiap malam tapi ya akhirnya dia paham. Kalau yang bisa nolongin dia adalah diri dia sendiri,” kisahnya.

Sang penulis juga bercerita bahwa saat menemukan ide ini, ia sempat merekamnya. “Gue percaya saat karya ini jadi, dia bakal besar dan berdampak positif buat banyak orang,” kenangnya.

Dari hasil pre-order sebanyak itu, nampaknya mimpi sang penulis sungguh menjadi nyata.

 

Masihkah Terus Bercerita?

Marchella percaya kalau manusia selalu punya masalahnya masing-masing sampai akhir. “Manusia selalu pengin didengar dan selalu senang didengar,” tambahnya saat ditanya bagaimana kalau orang-orang berhenti bercerita.

Setelah merilis NKCTHI, penduduk Instagram dilanda keresahan lantaran selesainya riset sang penulis dengan buku ini. Namun, tidak perlu dikhawatirkan. Akun Instagram @nkcthi masih terus berkisah. Bahkan, Chella sudah mengantisipasi agar orang-orang dapat lebih efektif bercerita dengan merencanakan pembuatan aplikasi. “Kasihan orang-orang yang udah nulis cerita paragraf demi paragraf. Nggak bisa kebaca lagi karena ketumpuk sama banyak cerita lain,” tegasnya saat diwawancarai di acara peluncuran buku NKCTHI. Aplikasinya akan dirilis dan masih belum ada keterangan lebih lanjut.

Terdapat booth bernama NKCTHI Berantai yang berisi kumpulan kertas yang dapat disobek dan dibawa pulang untuk disampaikan ke orang-orang terdekatmu, Ultimafriends!

“Untuk yang merasa harapannya pudar dan energinya menipis, besok kita coba lagi.”

 

Ekso, Emo, dan Ego

Di dalam bukunya, terdapat tiga karakter, Ekso (mewakili ekspektasi), Emo (mewakili emosi), Ego (mewakili ego). Tiga hal ini merupakan sisi gelap manusia dan selalu ada, tergantung siapa yang menang nantinya. Itu sebabnya manusia selalu berubah dan selalu ingin mendekati sempurna.

Nah, Ultimafriends, penasaran bukunya kayak apa? Kini buku NKCTHI sudah bisa didapatkan di toko buku terdekat seharga Rp125.000,-.

Foto: Theniarti Ailin
Editor: Vania Evan

107.7 FM UMN Radio

Current track
TITLE
ARTIST