MENGINJAK USIA KE-6, IBU KIAN TANAMKAN ARTI KEBERSAMAAN

Written by on March 15, 2019

“Kebersamaan hanya ada saat kita semua berani keluar dari zona nyaman,” ujar Nanda Samson, salah satu senior IBU—singkatan Ikatan Bikers UMN—Generasi ke-2. Dengan lantang, ia memberi sambutan hangat kepada seluruh anggota di dalam ruangan.

Satu per satu anggota mulai berdatangan, dari senior, hingga yang baru bergabung. Masing-masing dari mereka saling menyapa dan tos-tosan meskipun tak saling kenal. Keberanian mengakrabkan diri dari anggota baru IBU dan sikap mau merangkul anggota lama terasa begitu kental di dalam ruangan.

Setiap tahunnya komunitas ini tak pernah absen merayakan hari jadi mereka lho, Ultimafriends. Sejak pertama kali berulang tahun, acaranya selalu diadakan di tempat yang berbeda. Di tahun keenamnya, para pecinta kuda besi ini memutuskan untuk merayakannya di Warunk Upnormal Tanjung Duren, yang merupakan milik salah satu anggota IBU, tepat pada 10 Maret kemarin.

Karena rutin diadakan setiap tahun dengan konsep acara yang sama, seorang founder Ikatan Bikers UMN, Jordan, merasa akan lebih baik bila acara di tahun-tahun berikutnya dikemas dengan racikan yang berbeda beserta dengan program kerja yang tidak monoton.

Sejak awal dibangun, Ikatan Bikers UMN tidak hanya bertujuan untuk menaungi para pecinta motor di UMN, Ultimafriends. Komunitas ini dibangun sebagai wadah untuk menampung inspirasi. Oleh karena itu, Ikatan Bikers UMN tak ingin lekang oleh waktu. Pertambahan anggota seiring berjalannya waktu dan regenerasi yang jumlahnya cukup banyak harus dijadikan target untuk memulai sesuatu yang baru.

Meski terbilang sudah tak lagi punya kuasa atas IBU, banyak ide-ide inovatif yang disarankan oleh para senior. Mulai dari penyelenggaraan seminar fotografi otomotif, seminar videografi, seminar safety riding sampai pameran foto. Ini menunjukkan bahwa kekeluargaan para anggota begitu akrab lewat dukungan satu sama lain.

Kebersamaan para anggota komunitas IBU pada Minggu (10/3) di Warunk Upnormal, Tanjung Duren.

Keberadaan anggota baru di sana menambah ramai suasana. Asbak mulai penuh dengan sisa sundutan rokok. Jordan yang masih berdiri di sana melihat sekitarnya, “Gue lihat, anggota IBU sekarang sudah banyak sumber dayanya. Yuk, gue tunggu ide-ide gila yang keluar dari kepala kalian,” serunya dengan semangat membara.

Sebelum acara ulang tahun dimulai, sambutan oleh para senior Ikatan Bikers UMN menjadi pembuka yang begitu inspiratif. Harapannya, ketua dan wakil ketua IBU generasi 7, Ananda Fathurrahman dan Dionisius Widya Ratsongko dapat mengindahkan setiap harapan yang dicetuskan. Salah satunya untuk touring ke Palembang, Sumatera Selatan.

Nanda Samson, senior IBU Gen 2, sedang memberikan kata sambutan untuk perayaan ulang tahun IBU yang ke-6.

“Jangan takut ambil risiko. Nggak perlu sungkan soal ada yang datang atau nggak. Apresiasi diri sendiri dulu, biar bisa diapresiasi sama orang lain,” ujarnya lagi.

Sebuah komunitas tidak akan berdiri secara statis, Ultimafriends. Ikatan Bikers UMN telah berhasil menjalani program kerjanya tahun lalu, yaitu untuk mematahkan stereotip buruk terhadap “geng motor”. Namun, perjalanan yang harus mereka tempuh masih panjang, lebih panjang dari jarak Serpong-Bali.

Di tahun ke-6 ini, IBU tak hanya dikenal khalayak sebagai sekadar komunitas motor biasa. Lewat kebersamaan yang dipupuk oleh senior-senior serta otak cemerlang dari setiap individunya, harapannya, komunitas mereka akan terus berkendara lebih inovatif.

Selamat ulang tahun, Ikatan Bikers UMN! Semoga we ride akan selalu jadi penuntun untuk kebersamaan teman-teman semua!


107.7 UMN Radio [CT]

Current track
TITLE
ARTIST