4 ALASAN KENAPA KAMU HARUS CURIGA DENGAN E-MAIL PALSU VALIDASI KTM

Written by on April 4, 2018

Tinggal 1 hari sebelum UTS semester genap dimulai atau tepatnya pada hari Minggu lalu (01/03), mahasiswa UMN digemparkan oleh e-mail yang mengatasnamakan CDC (Career Development Center) UMN untuk sesegera mungkin meng-upload foto KTM ke sebuah tautan. Tentu hal ini kemudian ramai jadi perbincangan – dan mungkin jadi kepanikan juga – diseluruh group, mulai dari group angkatan, group kelas, sampai ke group kepanitiaan yang mempertanyakan keaslian e-mail tersebut. Berselang satu jam, broadcast message dan pernyataan resmi melalui official LINE account himpunan, BEM, DKBM serta e-mail student diedarkan. Hal ini menjadi jawaban atas tanda tanya besar yang awalnya muncul di benak sebagian besar mahasiswa UMN.

Dari kuisioner yang telah tim reporter sebar, hanya satu dari 129 responden yang tidak mengetahui hal ini. Wah, mungkin doi lagi sibuk belajar kali ya Ultimafriends? Ketika ditanya dari mana mereka mengetahui adanya e-mail palsu tersebut, sekitar 52% mahasiswa ternyata mengetahui hal ini dari group LINE yang mereka ikuti. Walaupun di group LINE biasanya jadi sarana jualan makanan dari puluhan kepanitiaan yang ada di UMN, terbukti adanya group-group tersebut  cukup berguna sebagai sumber informasi.

Menanggapi hal ini, mayoritas mahasiswa UMN ternyata banyak yang sudah curiga atas keaslian dari e-mail tersebut. Alasannya, cukup bervariasi, dan berikut 4 alasan utama kecurigaan mereka;

  1. Link website SSO & alamat e-mail yang tidak biasa

     

    website SSO yang tidak seperti seharusnya

Kalau Ultimafriends perhatikan lebih lanjut, link SSO yang tertera berbeda dengan link ketika ingin log-in untuk mengakses WiFi ataupun MyUMN. Link SSO yang tertera sso-umn.tech sedangkan link yang asli seharusnya sso.umn.ac.id. Selain itu, alamat e-mail pengirim yang berbau informasi penting seharusnya lengkap dengan “@umn.ac.id” sedangkan pada e-mail palsu itu hanya bertuliskan “info”.

 

“Saya sempat buka link yang tersisip di sana dan mengarah pada website SSO yang mana berbeda dengan website asli SSO dari UMN.” – Rizka Putri (Jurnalistik 2017)

“Pengirim hanya menuliskan ‘info’ sedangkan info official biasanya menuliskan ‘info@umn.ac.id’ ” – Rini (Akuntansi 2015)

 

  1. Subjek dan isi e-mail yang ‘lebay’

    bahasa yang tidak sesuai dengan EYD dan terkesan “lebay” membuat curiga mahasiswa

Selain SSO yang aneh, subjek serta isi e-mail kurang lebih mirip sama broadcast hoax yang suka beredar di website ya Ultimafriends? Kata “Wajib!!!” dan isi dari e-mail tersebut banyak melanggar EYD membuat kita dengan mudah merasa curiga.

 

Subject e-mail tidak ditulis dengan ejaan EYD. Biasanya e-mail resmi kampus semua subject-nya ditulis seperti judul gitu, jadi huruf depannya semua besar. Penggunaan tanda baca berlebih juga jadi salah satu sumber kecurigaan aku, yakni tanda serunya sampe 3 buah gitu” -Diana (Jurnalistik 2015)

“Karena kata-kata nya terkesan memaksa dan tergesa-gesa. Umumnya e-mail dari UMN berbahasa sangat resmi dan tidak terkesan ‘harus banget sekarang’ sampai menggunakan 3 tanda seru setelah kata ‘wajib’ . Terlalu hiperbola. Kemudian ketika dibuka malah gagal login. Seperti metode hack ‘phising’ ”- Theresia Bella (Jurnalistik 2017)

  1. Informasi dan deadline yang dadakan

    Deadline yang hanya dikasih kesempatan satu hari, dapat membuat panik mahasiswa sekaligus tidak make sense

Deadline pengumpulan yang super mepet yaitu keesokan harinya, mungkin awalnya memancing kepanikan, tapi setelah dipikir-pikir sebenernya gak make sense. Itu berarti kamu cuma punya satu hari untuk foto KTM. Kalau yang emang tinggal di rumah sendiri mungkin gampang ya, nah kalau yang ngekos dan kebetulan lagi pulang ke rumah tanpa bawa KTM terus balik ke kosnya baru hari Selasa? Hmm bikin pusing kepala ya.

 

“Aneh, tiba tiba validasi KTM dan waktunya mepet (batas akhirnya).” -Averina (Jurnalistik 2016)

“Dari subject e-mail, waktu yang mepet untuk validasi KTM.” -Rebeca (Jurnalistik 2016)

 

  1. UMN kok nggak punya data kita?

Pasti pada bingung kan, kalau hal itu bukan hoax, kenapa UMN nggak punya data kita? Padahal kan pihak kampus sendiri yang membuat segala tetek-bengek keperluan administrasi. Jadi dari situ pasti udah sempet mikir kan Ultimafriends kalau ada hal yang nggak beres?

“Karena tidak masuk akal harus validasi KTM lagi sekarang, kecuali saat nanti masuk semester ganjil saat masuknya mahasiswa baru.” -Natashya Elvira (Jurnalistik 2017)

“Jadi mahasiswa harusnya bisa lebih cerdas aja sih. CDC ga mungkin minta validasi KTM mahasiswa lewat e-mail student. Pasti ada jalur komunikasi internal antar divisi UMN, bisa langsung minta validasi KTM ke bagian Student Service yang punya data mahasiswa. Ditambah lagi, dalam form, minta password. Ga valid vruh.” – Ezra (TI 2016)

Faktanya, mayoritas (90%) dari responden tidak tertipu dengan e-mail hoax itu. Tapi tetep aja ya Ultimafriends, masih ada sejumlah mahasiswa yang kena tipu dan langsung mengikuti perintah itu. Alasan mereka percaya atas e-mail tersebut karena mereka menganggap pihak kampus ingin memverifikasi data yang ada lantaran sudah mendekati waktu UTS.

 

“Mengingat sudah UTS, jadi bisa saja UMN ingin memvalidasi karena sempat KTM anak Jurnalistik diganti karena ganti NIM sehingga sedikit relevan dengan situasi saya.” -Novi (Jurnalistik 2016)

E-mail hoax itu cepat terselesaikan dengan respon cepat klarifikasi pihak kampus yang disampaikan lewat e-mail student juga oleh Bapak Dwi Kristiawan, selaku IT-Manager, diiringi dengan langkah-langkah yang harus dilakukan jika sudah terlanjur meng-upload foto KTM dan data mereka.

Yuk Ultimafriends, mulai waspada dengan hoax dan semoga kejadian serupa tidak terjadi lagi yaa!

 

Editor: Vania Evan

 

 

Tagged as

Continue reading

Previous post

FRIDAY


107.7 UMN Radio [CT]

Current track
TITLE
ARTIST