CAMPUS TALK

Mahasiswa, LinkedIn, dan FOMO yang Menghantui

todayApril 11, 2022 26 7 5

Background
share close

Ultimafriends, raise your hand if you manage your Linkedin very well!

What? Apaan tuh Linkedin?

Buat Ultimafriends yang belum tahu, LinkedIn merupakan salah satu platform jaringan profesional terbesar yang bisa membantu kamu untuk memperkuat relasi di dunia profesional guna mencari tempat magang sampai tempat bekerja. Hal ini dikarenakan banyaknya recruiter yang turut terjun di LinkedIn untuk mencari kandidat bagi lowongan kerja yang mereka sediakan.

Semi-semi Instagram gitu deh, cuman yang dibagikan dan dipamerkan bukan lifestyle kamu yang super estetik dan fancy, melainkan pengalaman organisasi, volunteer, magang, hingga bekerja.

Cara penggunaannya sendiri susah-susah gampang loh Ultimafriends! Kamu harus mendaftarkan akun, membuat profil, dan mempercantik profil kamu di sana.

Sebenarnya yang membuat LinkedIn itu a little bit tricky adalah ketika kamu harus mempercantik profil agar bisa dilirik oleh para recruiter dan memiliki personal branding yang baik di dunia profesional.

Kunci dari profil LinkedIn yang cantik adalah pengalaman yang banyak, mulai dari pengalaman organisasi, volunteer, kerja, dan sebagainya.

Nyatanya, hal ini membuat anak kuliahan yang notabenenya akan terjun ke dunia kerja dan debut sebagai fresh graduate, berlomba-lomba untuk mempercantik LinkedIn mereka supaya bisa mendapatkan relasi dan cepat mendapatkan pekerjaan loh, Ultimafriends!

That’s why it’s related to FOMO!

Hah? FOMO?

Yes! Jadi, FOMO alias Fear Of Missing Out ini adalah sebuah perasaan takut ketinggalan akan suatu hal, Ultimafriends!

Seseorang yang mempunyai sindrom FOMO cenderung akan merasa ingin terus mengikuti perkembangan yang ada. Mudahnya seperti– kalau orang lain punya apa, ia harus punya juga. Kalau orang lain ke mana, ia harus ke sana juga, dan kasus lain semacamnya.

Bahkan, banyak penelitian menunjukkan bahwa sindrom FOMO ini cenderung terjadi pada anak muda loh, Ultimafriends! Tak terkecuali pada anak muda yang mempunyai profil LinkedIn.

Jadi, FOMO enggak hanya terjadi ketika muncul rasa takut ketinggalan akan obrolan tongkrongan karena harus pulang duluan ya hihi^^

Zefanya Abigail, mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara prodi Jurnalistik 2020 yang kini menempuh mata kuliah di semester 4 menjadi salah satu Ultimafriends yang memiliki akun LinkedIn yang cukup aktif.

Akun LinkedIn yang dimilikinya mencantumkan berbagai pengalaman yang pernah ditempuh, beserta koneksi yang sudah mencapai lebih dari 500 orang.

 

Profil LinkedIn salah satu Ultimafriends, Zefanya Abigail.

Ketika reporter menanyakan Zefanya soal fenomena FOMO di LinkedIn, dirinya mengaku bahwa hal tersebut juga terjadi padanya. Zefanya menjadi salah satu di antara banyak mahasiswa yang mengalami rasa takut ketinggalan akan profil LinkedIn mereka.

“Kalau soal fomo, kayaknya aku jagoannya hahaha… Aku orangnya fomo parah. Jujur, dulu aku ga fomo kayak gini, tapi semenjak ada linkedin, aku jadi fomo-an banget! Tiap buka timeline linkedin, pasti yang dilihat postingan orang tentang pekerjaan baru mereka, promosi baru di tempat kerja mereka, achievement, sertifikat, award, menang lomba––semua pencapaian orang lain deh intinya.”

Nah loh! Ultimafriends siapa yang relate?

FOMO yang dirasakan oleh Zefanya juga turut membuat dirinya selalu merasa enggak cukup akibat sering melihat akun di LinkedIn milik orang-orang yang lebih muda atau sepantaran dengannya yang memiliki achievement jauh lebih banyak dari pada dirinya.

Nyatanya, enggak sedikit mahasiswa yang berakhir ikut kepanitiaan dan organisasi sana-sini secara bersamaan untuk mempercantik profil LinkedIn mereka dengan mencantumkan berbagai pengalaman yang telah mereka jalankan. Oleh karena itu, banyak permasalahan gaya hidup anak muda yang muncul deh— seperti, burn out, hustle culture, overwork, dan sebagainya.

Good Side and Bad Side.

There’s always a good and bad side of everything that happens in our life, right?

— And FOMO isn’t an exception ya, Ultimafriends!

Sebut saja hal positifnya yang justru mampu memacu kamu untuk mengembangkan profil LinkedIn milik mu. Namun, negatifnya FOMO bisa membuat kamu tertekan dan stres sendiri karena mindset yang membuat kamu selalu merasa enggak pernah cukup atas apa yang udah kamu punya.

Namun, Zefanya sendiri sadar bahwa berkat FOMO yang menggiringnya untuk aktif mengembangkan profilnya di LinkedIn, membuatnya mendapatkan banyak peluang dan insight baru mengenai dunia kerja.

“Di sana banyak banget sarana untuk membangun diri dan karier yang accessible untuk semua orang. Aku kadang-kadang suka dapet info-info tentang webinar, kelas gratis, dan magang dari koneksi linkedin. Kadang mereka suka secara langsung kirim invitation buat ikut event, atau mereka bikin posting tentang informasi apa pun yang mereka miliki.”

Dari pernyataan Zefanya, terkesan menarik banget kan Ultimafriends punya LinkedIn yang aktif? Kesannya, banyak sekali pengalaman dan hal baru yang mampu didapatkan di luar aktivitas perkuliahan kamu.

Namun, perlu diingat juga ya, Ultimafriends ada rasa tak ingin ketinggalan yang kemungkinan besar akan muncul dan menjadi bad side dari FOMO ini.

Ultimafriends yang jadi bingung harus ngapain. (GIF: GIPHY)

Rasa Tidak Pernah Cukup vs Rasa Takut Ketinggalan.

Hal yang seharusnya menjadi perhatian khusus adalah porsi atas rasa ‘merasa tidak pernah cukup’ yang kamu alami akibat rasa takut ketinggalan.

Sejatinya, manusia memang memang tidak pernah merasa cukup, kan Ultimafriends?

Maka dari itu, Ultimafriends perlu memerhatikan seberapa besar distraction atas rasa tidak cukup yang dialami terhadap kenyamanan kamu dalam menjalani aktivitas sehari-hari Ultimafriends, nih!

Jangan sampai rasa FOMO kamu yang berlebihan menjadi bumerang bagi pikiran kamu sendiri, ya.

Kalau rasa tidak cukup yang dialami akibat FOMO sampai menganggu pikiran dan membuat kamu sangat tertekan, it’s a sign bahwa kamu harus melakukan rehat dan mengintropeksi diri dengan melakukan self-talk mengenai tujuan kamu di awal ya, Ultimafriends!

 

Editor: Stephanie Risyana

Featured image: Unsplash

Written by: Stephanie Risyana

Rate it

Previous post

UMN Info

UMN Radio Try: Memulai Kebiasaan Baik dengan Olahraga Cardio di Tengah Kesibukan

Bangun tidur, buka laptop, kelas online, makan, kelas online lagi, rebahan sebentar, makan lagi, rapat, mengerjakan tugas..... Nah loh Ultimafriends! Siapa yang kerjaannya setiap hari seperti itu? Dari pagi sampai malam kerjaannya stay di depan laptop terus... Bukan bermaksud menyindir, Ultimafriends. Reporter juga begitu kok, hihihi^^ Reporter dan Ultimafriends yang sama-sama stay di depan laptop dari pagi sampai malam. (Sumber: Giphy) Reporter sendiri menghabiskan lebih dari 12 jam untuk duduk […]

todayApril 11, 2022 13 2

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


0%