IIMS 2021: Saatnya Mobil Elektrik Unjuk Gigi

Written by on April 28, 2021

Ultimafriends! Indonesia International Motor Show, atau disingkat IIMS, sudah absen setahun nih pada 2020 lalu. Tentu, hadirnya kembali salah satu event terbesar bagi pecinta otomotif ini sangat ditunggu-tunggu! Bahkan, ketika jatah meliput event ini ditawarkan, tim reporter langsung gece buat ambil slot liputannya. Hehe.

Pandemi membuat semuanya menjadi berbeda, termasuk IIMS ini. Konsepnya berubah dan terbagi menjadi dua, yaitu tatap muka, dan setengah daring. Beda konsep, beda nama dong pastinya. Penambahan kata “Hybrid” menjadi pembeda antara IIMS 2021 dengan tahun-tahun sebelumnya (penambahannya otomotif banget enggak tuh).

Walaupun istilahnya hybrid, mobil-mobil yang dipamerkan juga masih ada yang berbahan bakar bensin pastinya, Ultimafriends. Tapi, namanya juga kemajuan zaman yah, masa iya mobil elektrik enggak di-flex di pameran ini? So, ini dia beberapa mobil elektrik yang mengunjukkan giginya di panggung pameran IIMS Hybrid 2021.

MG ZS EV

Kalo grille diibaratkan sebagai hidung dari sebuah mobil, MG ZSEV terlihat seperti di-swab test, ya!
(Foto: Dylan Chandra)

Pertama dari Morris Garage a.k.a MG, nih, Ultimafriends. Merek asal Inggris ini memamerkan inovasi terbarunya dari model ZS dengan berbasis listrik ini. Karena baru nih, MG ZS EV ditempatkan di panggung utama dari booth MG

Kalo Ultimafriends lihat sekilas, tidak ada perbedaan yang signifikan dengan MG ZS varian bensin. Tapi, kalau dari grille-nya yang bisa naik gitu, tentu lo bisa dong bedain mana yang EV dan reguler.

Tapi, melihat dari price list-nya, harga jual MG ZS EV belum dicantumkan. Hal ini dikarenakan MG lebih ingin masyarakat lebih mengenal produknya terlebih dahulu lewat IIMS ini. Anggapannya, “tak kenal maka tak sayang”.

Kalo dari dapur pacunya sendiri, tenaga 141 dk dan torsi 350 Nm dapat dihasilkan dari motor listrik permanent magnet synchronous yang ada di MG ZS EV ini seperti dikutip dari Kumparan. Sebagai pengganti tangki bensin 48 liternya, MG menyematkan baterai lithium-ion berkapasitas 44,5 kWh. Kalau Ultimafriends sudah mengisi penuh baterainya, MG mengeklaim bisa berkendara sampai sejauh 335 kilometer. Lumayan lah, bisa buat mondar-mandir dari kampus sampai seminggu.

Renault Twizy

Yah, supirnya pasti merasa kesepian karena enggak ada bangku sampingnya.
(Foto: Dylan Chandra)

Mobil listrik selanjutnya berasal dari Prancis, nih. Kalo lo amati sejenak, mobil ini enggak kayak mobil pada umumnya, yah. Biasanya mobil dengan dua pintu identiknya dengan mobil sport (atau pick-up juga sih), tapi enggak buat Renault Twizy ini. Mobil mungil ini lebih mengarah mirip dengan motor karena posisi kursinya. Serasa naik di jok motor gitu deh, depan dan belakang.

Bentuknya yang mungil ini membuat serasa mobil ini imut. Eits, tapi jangan terkecoh, Ultimafriends. Pintunya ‘sangar’ banget karena berbentuk scissor doors yang juga identik dengan mobil sport. Angle terbukanya bahkan melebihi dari beberapa mobil sport pada umumnya karena bisa mencapai full 90 derajat ke atas (pas di foto aja sampe tinggi gitu, tuh).

Sebenarnya Twizy ini pernah dipamerkan di salah satu event otomotif pada 2019 lalu, tetapi hanya sekadar pajangan aja, nih, Ultimafriends. Pre-order-nya baru bisa dilakukan pada awal tahun ini dengan bekerja sama dengan salah satu e-commerce Indonesia.

Untuk harganya sendiri, Twizy ini dibanderol seharga Rp 408.000.000,- nih. Warna-warna yang tersedia ada putih (seperti di foto), hitam, dan jingga. Oh iya, unit yang tersedia di Indonesia cuman ada 30, loh!

Mengutip detikOto, dengan menggunakan teknologi Electric Direct Drive Technology dengan mesin 3CG –electric asynchronous, Twizy imut ini dapat menghasilkan kekuatan 13kW yang setara 17 dk dan torsi 52 Nm. Baterai berkapasitas 6.1 kWh dapat digunakan sejauh 80 km dan hanya perlu menunggu dua setengah jam untuk mengisinya hingga penuh lagi. Cocok nih buat lo yang pengen keliling kota sampai Binaria!

Tesla Model S

Jangan salah fokus sama yang sebelah kiri, ya, Ultimafriends!
(Foto: Dylan Chandra)

Siapa coba di sini yang kira-kira enggak kenal sama merk asal Amerika Serikat yang satu ini? CEO-nya juga terkenal pula, si Mas Elon Musk. Selain itu, Tesla masuk Indonesia melalui Prestige Motorcars, nih, Ultimafriends. Jadi, bukan langsung dari Tesla-nya yang buka showroom di Indonesia.

Untuk harganya, kalau tim reporter enggak sebut pun, lo pasti juga udah tau range-nya seberapa. Tesla Model S dengan varian long range dibanderol dengan harga Rp 3.000.000.000. Enggak begitu mengejutkan lah, ya?

Dengan harga setinggi itu, spesifikasi di bawah kap mesinnya (ato kap baterai ya…, ‘kan enggak pake bensin) juga enggak main-main, Ultimafriends! Dari baterai lithium-ion-nya yang berkapasitas 100kWh, dapat menempuh jarak 506 km.

Model S ini menggunakan dua motor yang terpisah, di depan dan belakang. Mengutip Oto.com, motor penggerak di depan dapat menghasilkan 259 dk, sedangkan motor belakang menghasilkan tenaga 503 dk. Kombinasi tenaga dari kedua motor tersebut adalah 680 dk. Untuk torsinya, bagian depannya adalah 376 Nm, dan torsi belakang 712 Nm sehingga jika dikombinasikan menjadi 1073 Nm.

Selain model di atas, Prestige Motorcars juga menghadirkan dua model lain dari Tesla, yaitu Model X dan Model 3.

Wuling E200 dan E100

Dua saudara yang serupa tapi tak sama, yah.
(Foto: Dylan Chandra)

Produsen mobil asal Tiongkok ini juga enggak mau kalah dalam hal mobil elektrik walaupun mobilnya kecil dan imut. Wuling terbukti bahwa benar-benar serius dalam memasarkan produknya di Indonesia.

Di IIMS pun, Wuling E100 dan E200 belum dijual secara resmi dan hanya menjadi pajangan saja. Karena belum resmi, kedua mobil ini dikirim langsung dari Tiongkok hanya untuk dipamerkan di IIMS Hybrid 2021. Bahkan, ketika tim reporter ingin melihat interior E200 lebih jauh, orang di sekitar mengatakan bahwa tidak boleh mengubah apapun dari yang ada di dalamnya, termasuk menggeser setirnya. Ketat sekali, ya, Ultimafriends.

Spesifikasi kedua mobil mungil ini juga mirip. Baterai lithium-ion pada E100 berkapasitas 14,9 kWh dan pada E200 berkapasitas 24 kWh, keduanya dapat menempuh perjalanan kurang lebih sejauh 200 km. Mengutip Gridoto.com, tenaga yang dihasilkan juga mirip-mirip, yaitu pada angka 38-39 dk dengan torsi 110 Nm.

Harga resminya juga belum ada. Namun, beberapa referensi di internet menyatakan bahwa harga Wuling E100 dan E200 di Tiongkok berkisar pada 52-59 ribu yuan untuk seri E100 dan 56-64 ribu yuan untuk seri E200.

Dari sekian mobil yang disampaikan di atas, kira-kira Ultimafriends tertarik sama yang mana, nih? Apapun pilihan lo, pasti bakal berdampak baik bagi lingkungan, kok! Kalau bisa, belinya di IIMS tahun depan, ya!

Editor: Elizabeth Chiquita Tuedestin P.

107.7 FM UMN Radio

Current track
TITLE
ARTIST