HOW TO DEAL WITH YOUR BAD SCORE

Written by on April 15, 2019

Ultimafriends, seminggu belakangan ini beberapa hasil kerja lembur bagai kuda kamu udah bisa dilihat di My UMN. Ada yang bikin senang, tapi ada juga yang bikin mood rusak. Nah, kalau kamu salah satu yang mood-nya rusak karena belum puas dengan hasil yang didapatkan, yuk baca artikel ini karena tim reporter udah menyiapkan beberapa tips supaya kamu bisa bangkit dari keterpurukan~

Jangan Nge-down

Ketika lihat nilai dan ternyata nggak memuaskan, wajar kalau kamu merasa kesal dan kecewa, tapi akan lebih baik kalau kamu nggak berlarut-larut dalam kekesalan tersebut dan move on dari hal itu. Kamu harus berpikir untuk memperbaikinya di UAS dan tugas.

Kalau menurut Arleen Stella, mahasiswi jurnalistik semester 4, awalnya ia akan menangis dan menyalahkan dirinya, tapi ia menyatakan selalu mau cepat bangkit dan terima kenyataan kalau memang nilainya seperti itu. “Gue juga biasanya bakal sadar untuk lebih rajin lagi karena kuliah kan mahal dan gue nggak mau mengecewakan orangtua. Mungkin salah satu caranya, di kelas gue kurangin main ponsel dan lebih banyak dengerin dosen. Selain itu, gue juga  mengurangi kegiatan yang nggak penting sampai larut malam supaya nggak ganggu kuliah pagi keesokan harinya,” ujar Arleen.

Tuh, bisa ditiru, Ultimafriends!

Refleksikan apa yang bikin kamu dapat nilai jelek

Ada banyak faktor yang membuat nilaimu jelek. Mulai dari nggak serius saat belajar—atau nggak belajar sama sekali, jawaban yang nggak sesuai dengan keinginan dosen akibat kebanyakan bengong di kelas, terlalu sibuk ‘kuliah’ di UKM/organsisasi yang diikuti, atau dosen yang terlalu murah hati kalau kasih nilai. Nah, daripada meratapi nilai ujian yang nggak akan berubah dengan sendirinya, lebih baik kamu intropreksi diri supaya menemukan letak kesalahannya dan ujian selanjutnya akan dapat nilai yang lebih baik. Kalau kamu merasa udah belajar maksimal, coba tanya dosen pengampu di mana kesalahanmu, ketahui sistem penilaiannya, dan fokus memperhatikan di kelas-kelas berikutnya.

Belajar bareng teman

Kalau kamu tipe mahasiswa yang selama ini lebih suka belajar sendiri, coba belajar bareng teman di ujian berikutnya. Saat belajar bersama, kamu akan memahami materi lebih cepat karena bahasa yang digunakan adalah bahasa yang lebih praktis, bukan bahasa dalam buku yang sering kali sulit dimengerti. Kaya akan informasi menjadi manfaat lainnya dari mengumpulkan isi kepala bersama teman-temanmu dan kamu akan mengetahui informasi yang belum diketahui. Secara nggak langsung, teman-temanmu juga akan memotivasimu untuk lebih semangat dan bersaing dengan yang lain.

Mencoba hidup lebih teratur

Kurang tidur bisa mengganggu aktivitas di pagi hari lho, Ultimafriends. Dilansir dari cosmopolitan.com, satu malam kurang tidur saja bisa berpengaruh pada kemampuan berpikir dan daya kognitif otak. Experimental Brain Research melakukan riset yang melibatkan 18 orang di mana mereka diminta menyelesaikan sebuah tugas. Tugas pertama diberikan setelah mereka tidur dengan cukup, sedangkan tugas kedua diberikan setelah mereka menghabiskan malam dengan kurang tidur. Hasil di tugas kedua menunjukkan fungsi otak seperti daya ingat, kemampuan membuat keputusan, membuat argumen, dan menyelesaikan masalah turun drastis. Maka dari itu, kamu harus memanfaatkan 24 jam sebaik mungkin agar materi yang dipelajari dapat digunakan dengan maksimal saat ujian dan jam tidurmu nggak terganggu.

 

Ultimafriends, nilai ujian yang buruk bukan akhir dari segalanya. Kalau orangtuamu ikut kecewa, beri tahu alasan di balik nilaimu yang menurun dan buktikan kepada mereka dengan belajar lebih baik di ujian berikutnya. Semoga artikel ini bisa memberi pencerahan dan memotivasimu ya. Ingat judul lagunya HiVi!, Ultimafriends, setelah jatuh kamu harus bangkit kembali~

Foto: Pinterest
Editor: Aurelia Gracia

107.7 UMN Radio [CT]

Current track
TITLE
ARTIST