HAL-HAL YANG BISA MEMBUAT KAMU MELIHAT UJIAN TAKE-HOME SEBAGAI ANUGERAH

Written by on March 28, 2020

Ultimafriends, UTS akhirnya kelar! Jangan lupa ucapkan terima kasih untuk otak dan badan kamu yang sudah bekerja keras selama kurang lebih dua minggu terakhir.

Ngomong-ngomong, ujian pada semester ini memang terasa berbeda, ya, karena dilakukan dengan sistem take-home dan dikumpulkan secara online. Baru saja kita bisa bernapas lega setelah menyelesaikan UTS “rasa baru” ini, pop-up surat keputusan Rektor UMN yang ada di e-learning [baca: yang kamu lihat ketika mau mengumpulkan UTS] lagi-lagi menguras pikiran dan perhatian kita karena hingga akhir semester, sistem perkuliahan masih akan dilakukan secara online. Artinya, UAS semester ini pun akan diisi dengan take-home test, seperti halnya UTS kemarin.

Beberapa dari kamu mungkin bersyukur, tetapi beberapa pula mengeluh. Yaaa, hidup memang akan selalu diwarnai dengan rasa syukur dan keluhan sih, Ultimafriends. Kamu yang mengeluh akan sistem ujian ini umumnya merasa kalau ujian dijadiin take-home, soal yang dikasih sama dosen bakal jauh lebih sulit. Nggak salah sih, Ultimafriends, mengingat banyak soal ujian take-home yang nggak mungkin dikerjakan kalau ujian dilakukan secara tertulis di kelas. Contohnya gini: di salah satu ujian mata kuliah, tim reporter diminta untuk menganalisis film. Kalau ujiannya di kelas, nggak mungkin mahasiswa disuruh nonton di ruang ujian, kan?

Tapi nih, Ultimafriends, nggak selamanya ujian take-home ini menyulitkan kita. Berkaca dari UTS yang baru saja kita jalani, ternyata masih ada beberapa celah yang membuat kamu bisa melihat ujian take-home ini sebagai suatu anugerah. Apa saja sih celah-celah itu? Yuk, kita ulas bareng-bareng, Ultimafriends!

Waktu pengerjaan yang fleksibel

Karena ujian ini take-home alias dikerjakan di rumah, otomatis waktu pengerjaannya bebas banget, Ultimafriends. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini, kita mendapat waktu sekitar seminggu untuk mengerjakan ujian sampai waktu pengumpulan tiba. Well, it’s something you can’t have if you took the test in class, right, Ultimafriends? Dengan begitu, kita nggak terlalu dipaksa untuk terburu-buru dalam ngerjain ujian. Berbeda halnya dengan ujian di kelas. Kalau pengawas mengatakan waktu pengerjaan ujian selama dua jam, kamu nggak akan bisa meminta dispensasi semenit pun, bahkan kalau kamu memohon dengan jungkir balik:(

Bisa mencari banyak referensi untuk menjawab

Kalau Ultimafriends mengalami kebuntuan saat ujian di kelas, kamu umumnya cuma bisa mengandalkan akal dan imajinasi untuk menjawab, bukan? Sebagian besar ujian memang tidak memperbolehkan pesertanya membawa alat bantu apa pun ke dalam ruang ujian. Kondisi berbeda terjadi ketika ujian dilakukan secara take-home. Dalam ujian take-home, kecil kemungkinan kamu akan mengalami kebuntuan saat menjawab soal. Kalau memang buntu, kamu bisa buka catatan, buka materi presentasi dari dosen yang ada di e-learning, cari referensi dari e-books di internet, dan banyak lagi. Tapi, inget ya, Ultimafriends, keleluasaan mencari referensi tidak membuat kamu boleh melihat referensi dari jawaban ujian teman kamu. Itu mah nyontek!

Multitasking

Ini juga salah satu hal yang nggak bisa kamu dapetin dari ujian di kelas, Ultimafriends. Saat kamu suntuk ngerjain ujian take-home, kamu nggak perlu khawatir! Banyak hal yang bisa membantu kamu mengatasi kesuntukan itu, misalnya Tik-Tok-an, streaming film dan serial televisi, mendengarkan musik, bermain gim, ngemil, makan berat, dan sebagainya! Kamu bisa rehat sejenak sambil melakukan hal lain. Kali-kali aja, ketika kamu lagi main Tik-Tok, kamu jadi feeling good beneran, lalu bisa ngerjain ujian lagi!

Tempat mengerjakan yang nggak terbatas

Kalo ini sih biasanya akan membuat mahasiswa pecinta kasur jadi bahagia. Dengan ujian take home, kamu nggak perlu duduk tegang di dalam ruang ujian. Kamu bisa ngerjain ujian sambil bergoler di kasur, duduk di sofa yang nyaman, atau mengerjakan ujian di meja makan yang penuh dengan hidangan nikmat. Tapi tetap ngerjain di rumah, ya, Ultimafriends. Hal ini merupakan bentuk penerapan social distancing dalam rangka mendukung upaya pemerintah untuk meminimalisasi penyebaran Covid-19.

Nah, Ultimafriends, itu dia berkah-berkah yang bisa kamu dapat dari ujian take-home. Ternyata selain bikin kamu rindu kampus dan teman-teman, nggak selamanya ujian take-home itu merugikan, kok! Semangat menjalani kuliah online dan UAS take-home yang menanti!

Editor: Theresia Melinda Indrasari

[There are no radio stations in the database]