Festival Noesarasa: Peringati Hari Pahlawan Lewat Masakan Nusantara

Written by on November 11, 2019

Tak dapat dipungkiri, generasi muda saat ini lebih mengerti dan mencintai budaya asing dibandingkan budaya asli Indonesia. Mulai dari penggunaan bahasa, budaya populer, dan preferensi makanan. Nah, bicara soal makanan, makanan apa sih yang Ultimafriends jadikan sebagai go-to-food di saat lapar melanda? Mungkin sebagian dari kamu akan memilih fast food, tapi sebenarnya kamu bisa mencoba makanan Indonesia untuk dijadikan go-to-food sekaligus meningkatkan rasa nasionalisme, seperti yang dilakukan Festival Noesarasa.

Bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, Festival Noesarasa diselenggarakan di QBig, BSD pada 9-10 November lalu dengan mengusung konsep “Nusantara”. Tujuan penyelenggaraan festival ini ialah untuk mendukung pelestarian dan mendorong para penjaja kuliner agar terus meningkatkan eksistensi makanan khas Indonesia.

Ketua Pelaksana Festival Noesarasa Inneke Bunyamin, menyatakan bahwa pergelaran Festival Noesarasa ini berangkat dari kegelisahannya akan festival kuliner bertema nusantara lainnya yang masih menyajikan makanan-makanan yang berasal dari negeri lain. “Indonesia itu punya banyak jenis rempah-rempah, apalagi kalau semuanya dijadikan satu, akan terasa enak di lidah dan mulut. Kami ingin memanjakan para pengunjung dengan masakan-masakan Indonesia,” tuturnya memberikan komplimen terhadap masakan Indonesia.

Ketua Pelaksana Festival NoesaRasa, Inneke Bunyamin

Festival Noesarasa menghadirkan 31 tenant yang menyajikan berbagai masakan dari seluruh nusantara dan disertai dengan cita rasa berbeda dari tiap daerahnya. Dengan jargon ‘Berlimpah Rasa, Satu Nusantara’, para pelaksana ingin menggambarkan keberagaman dalam kesatuan, seperti yang diterapkan dalam kinerjanya selama 4 bulan terakhir untuk menggelar festival kuliner ini. Inneke mengungkapkan rintangannya mengumpulkan tenants yang telah dibantu  seluruh tim. “Saya punya tim yang hebat. Kami memiliki banyak perbedaan dan semua ini merupakan hasil kerja kami, bukan dari divisi tertentu.”

Bakso Si Ndut, salah satu tenant di Festival Noesarasa yang menyajikan bakso dengan lobster dan bakso asian gurita

 

Terdapat Zona Tragedi Yamato, Ultimatum, dan Proklamasi di Festival Noesarasa. Ketiga nama zona ini ditentukan berdasarkan peristiwa-peristiwa yang berhubungan dengan peringatan Hari Pahlawan. Tidak hanya itu, Ultimafriends. Pembawa acara pun berbusana seperti tentara modern untuk menunjukkan bahwa mereka sedang ikut serta memeringati Hari Pahlawan.

Gudeg Pak Atmo, makanan khas Yogyakarta yang dijajakan di Zona Ultimatum

Nggak cuma menghadirkan tenant makanan nusantara, di festival ini juga diselenggarakan lomba makan pedas dan makan banyak. Untuk lomba makan pedas, 8 peserta harus menghabiskan mie instan porsi jumbo yang ditambahkan sambal, sedangkan di lomba makan banyak, 12 peserta yang dibagi dalam 6 tim harus menghabiskan 5 porsi nasi padang. Durasi kedua lomba tersebut adalah 10 menit, Ultimafriends. Waaah, salut banget sama pemenang lombanya!

Nah, Ultimafriends, yuk kita kembali menumbuhkan rasa nasionalisme dengan melestarikan masakan nusantara!

Foto: Tim reporter
Editor: Aurelia Gracia

107.7 UMN Radio [CT]

Current track
TITLE
ARTIST