EMPAT PENAMPILAN UKM TERASYIK DI MAXIMA 2019 VERSI UMN RADIO

Written by on September 1, 2019

Ultimafriends, para anggota UKM Seni dan Budaya yang tampil di atas panggung Maxima 2019 nampak telah memberikan performa maksimalnya kemarin malam. Hal ini terbukti dari tanggapan positif penonton atas setiap penampilan. UKM-UKM ini nggak hanya berhasil menampilkan seni, tapi juga berhasil menuai sorakan dan tepuk tangan meriah dari para penonton. Untuk itu, tim reporter UMN Radio merangkum penampilan-penampilan UKM terasik pada Malam Puncak Maxima 2019 supaya kamu yang nggak menyaksikan tetap bisa melihat aksi panggungnya~

Ultima Sonora

Ultima Sonora merupakan salah satu UKM yang sangat banyak menuai penghargaan dari kompetisi-kompetisi, baik di dalam maupun luar negeri. Pada Malam Puncak Maxima 2019, Ultima Sonora hadir menampilkan lagu-lagu yang sebelumnya dibawakan dalam kompetisi A Voyage of Songs (AvoS) di Bangkok, Thailand, pada Juli 2019 lalu. Lagu-lagu ini berhasil mengantar Ultima Sonora meraih dua penghargaan dalam kompetisi ini. Senandung merdu para penyanyi dalam lagu-lagu tersebut juga kembali membawa Ultima Sonora memperoleh pujian, sorakan, dan tepuk tangan meriah dari para pengunjung Malam Puncak Maxima 2019. Selain didukung oleh penampilan yang menakjubkan, semangat dari para anggota yang meramaikan booth juga membuat cukup banyak mahasiswa berkunjung. Ultima Sonora berharap melalui adanya Maxima, mahasiswa baru mempunyai kesempatan untuk lebih mengenal UKM yang ada di UMN sehingga bisa menetapkan hati untuk mendaftar di salah satu UKM yang memang sesuai dengan passion masing-masing mahasiswa.

Penampilan Ultima Sonora yang baru memenangkan 2 buah penghargaan dalam kompetisi AVoS

Ultimafriends, buat kamu para pecinta negeri ginseng, UKM ini sepertinya udah nggak asing lagi di telingamu. UKM ini memang merupakan UKM yang basis kegiatannya adalah seputar Korean culture, mulai dari Korean sing cover, Korean dance, hingga Korean language. Pada Malam Puncak Maxima 2019, Qorie hadir dalam collaboration performance yang dibawakan oleh para anggotanya. Qorie mengawali penampilan di atas panggung dengan nyanyian dan dilanjutkan dengan dance. Sementara itu, penampilan mereka ditutup dengan aksi menyanyi dan menari bersama, dalam soundtrack drama Korea bertajuk Dream High oleh seluruh performers. Lewat penampilan ini, Qorie ingin mengangkat nilai kebersamaan dan usaha untuk menunjukkan bakat. Yehuda Sianipar, salah seorang anggota Qorie, mengatakan bahwa persiapan menuju penampilan di Malam Puncak Maxima dilakukan sejak Juni 2019 lalu. Persiapan ini dilakukan guna memastikan Qorie tampil dengan maksimal. Melalui penampilan ini, Qorie berharap semakin banyak mahasiswa baru yang mendaftar dan memberikan dukungan. “Banyak mahasiswa baru yang memutuskan untuk mendaftar sebagai calon anggota UKM ini, terutama di divisi dance,” tambah Yehuda.

Performa dance oleh Qorie di panggung Malam Puncak Maxima 2019

Street Dance

UKM bidang seni dan budaya yang juga meraih sorakan heboh dari para penonton di Malam Puncak Maxima 2019 adalah Street Dance. UKM ini menampilkan koreografi apik serta mengusung tema time machine dalam penampilannya. Tema ini diangkat guna menggambarkan bahwa dance selalu mengalami evolusi. Nggak heran, Ultimafriends kalau dalam penampilan kemarin kamu melihat koreografi dan kostum yang menggambarkan dance di era 80-an, 90-an, hingga 2000-an. Fabilius, salah satu performers dari Street Dance dalam Malam Puncak Maxima, mengungkapkan bahwa seluruh persiapan, mulai dari koreografi hingga kostum dilakukan selama dua bulan. “Gue berharap mahasiswa baru bisa menyadari kalau seluruh anggota yang tergabung dalam UKM Street Dance punya niat yang serius untuk mengembangkan bakat dalam bidang ini,” tuturnya. Ia juga berharap mahasiswa baru yang memiliki passion di bidang ini bisa turut bergabung bersama Street Dance. Meski ke depannya “seleksi alam” akan menunjukkan anggota-anggota yang memiliki niat lebih untuk bertahan dan berkontribusi dalam UKM ini, Iyus tetap berharap bahwa seluruh pendaftar yang memutuskan untuk bergabung dapat menyalurkan bakatnya dengan enjoy.

Penampilan UKM Street Dance yang mengusung tema time machine

KataK

KataK adalah UKM teater UMN yang mengembangkan sikap kekeluargaan. Dalam UKM ini, mahasiswa dapat mengembangkan bakatnya di bidang seni peran. Meski basis utamanya adalah akting, KataK ternyata tidak hanya mampu mengakomodasi mahasiswa yang memiliki bakat di bidang tersebut lho, Ultimafriends. Aaron Isaiah yang ditemui di booth KataK, mengungkapkan bahwa UKM ini bukan hanya soal berteater, tapi juga berorganisasi. Kegiatan organisasi ini dilakukan misalnya dalam hal mencari dana hingga membuat kostum dan properti untuk pentas. Di panggung Malam Puncak Maxima 2019, pernyataan Aaron terbukti dengan penampilan yang dilengkapi properti dan kostum lengkap yang dipersiapkan oleh anggota UKM. Selain itu, dalam penampilan ini terdapat pula para pemain musik yang memainkan instrumen sebagai latar pementasan. Tuh, Ultimafriends, ternyata yang menjadi anggota KataK nggak cuma yang jago akting, mereka yang jago musik dan desain juga punya ruang besar untuk berkarya melalui UKM ini.

Pementasan Teka-teki Tawa oleh Teater KataK di panggung Maxima

Di atas panggung Malam Puncak Maxima 2019, KataK menampilkan teater bertajuk Teka-teki Tawa. Teater ini mengisahkan usaha tiga badut yang bekerja sama dengan seorang anggota badan intelijen untuk menangkap wanita pelaku penculikan anak dengan mempersiapkan strategi bersama hingga akhirnya berhasil membekuk wanita tersebut. Buat kamu yang kemarin malam hadir dan menyaksikan performa dari komunitas teater ini, kamu bisa merasakan totalitas dalam penampilan tersebut, Ultimafriends.

Nah, kalau itu penampilan UKM terasyik di Malam Puncak Maxima 2019 versi UMN Radio, penampilan UKM apa yang menurut kamu paling menarik?

Foto: Tim Reporter UMN Radio
Editor: Aurelia Gracia

107.7 UMN Radio [CT]

Current track
TITLE
ARTIST