EASY WAYS TO HELP OUR CAMPUS AND EARTH FROM THE DANGER OF PLASTICS

Written by on April 24, 2019

Ultimafriends, kamu tentu sudah nggak asing lagi dengan plastik, bukan? Mungkin sebagian besar dari kamu menggunakan minimal satu jenis plastik—baik itu plastik pembungkus makanan, botol plastik, maupun kantong plastik—setiap harinya. Wah, nggak heran ya Ultimafriends kalau sampah plastik di bumi hampir nggak terhitung jumlahnya. Wakil Presiden Indonesia, Jusuf Kalla, mengingatkan bahwa Indonesia adalah produsen sampah plastik nomor dua terbesar di dunia setelah China. Pernyataan ini sebetulnya pertama kali dikeluarkan oleh Jenna Jambeck, seorang peneliti dari Georgia University, Amerika Serikat. Namun, banyak ahli dari Indonesia yang menilai bahwa hasil penelitian ini tidak tepercaya dan tidak memiliki parameter yang jelas.

Meski demikian, Ultimafriends, terlepas dari benar atau tidaknya pernyataan tersebut, kita memang perlu menaruh perhatian khusus pada sampah plastik. Sebab seperti yang diketahui, plastik mengandung zat kimia yang dapat membahayakan serta membutuhkan waktu yang lama untuk terurai oleh tanah.

Ilustrasi sampah plastik yang sulit diuraikan oleh tanah

Coba deh Ultimafriends bayangin, kalau produksi sampah plastik di Indonesia dan di dunia nggak ditekan jumlahnya, kira-kira 20 tahun lagi bakal jadi apa ya negeri ini? Kebayang nggak, kalau 20 tahun dari sekarang, saat kamu pengen jalan-jalan ke pantai Ancol untuk refresihing dengan melihat laut yang bersih, ternyata yang kamu lihat malah lautan sampah plastik menjijikkan? Sama sekali nggak enak untuk dipandang kan, Ultimafriends? Mengenai hal ini, pemerintah Indonesia telah memiliki program khusus dalam rangka penggunaan plastik. Inilah alasannya banyak tempat dan institusi-institusi yang kemudian menggalakkan program untuk mengurangi pemakaian plastik. Tak terkecuali kampus kamu, Ultimafriends.

UMN nyatanya juga telah menetapkan program green living sebagai upaya untuk mengurangi penggunaan sampah plastik di kampus. Memang sih, pro dan kontra terkait program ini tak terelakkan, mengingat plastik udah sangat melekat dalam kehidupan manusia sebagai salah satu bahan kemasan yang sangat praktis. Nah, yang harus diingat, Ultimafriends, kelak kamu beserta anak cucumu akan hidup berdampingan dengan sampah plastik kalau penggunaannya nggak dikurangi sejak saat ini. Oleh sebab itu, sebagai mahasiswa, nggak ada salahnya nih kamu ikut mendukung program ini.

Gimana cara dukungnya?

Tenang dulu Ultimafriends, tim reporter udah menyiapkan serangkaian aksi yang bisa kamu lakukan dalam rangka mengurangi penggunaan plastik, terutama di lingkungan kampus, lengkap dengan sederet keuntungan yang bisa kamu peroleh. Yuk simak beberapa aksi tersebut!

Gunakan tote bag atau eco bag untuk membawa barang-barangmu

Tote bag yang tak hanya digunakan untuk mengurangi plastik, tapi juga membuatmu lebih stylish

Nah, kamu bisa mengurangi produksi sampah plastik dengan mengganti kantong plastik menjadi tote bag atau eco bag. Memang sih, harga satu tas ini lebih mahal dari satu kantong plastik, tapi tas ini bisa kamu gunakan berkali-kali, Ultimafriends. Kalau dikalkulasikan, bakal lebih menguntungkan daripada kamu beli kantong plastik terus menerus. Selain itu, tas ini juga nggak rawan sobek seperti kantong plastik. Keuntungan lainnya adalah kamu nggak bakal terlihat udik kalau nenteng tas ini ke kampus, dibanding ketika nenteng kantong plastik. Kan nggak cocok kalau OOTD kamu ke kampus udah stylish, tapi bawaannya tas kresek~

Bawa kotak bekal dan botol minum sendiri

Lebih praktis dengan menggunakan botol minum tanpa perlu mencari air minum kemasan dan mengurangi kemungkinan terjadinya dehidrasi

Ultimafriends, kamu juga bisa membawa kotak bekal dan botol minum sendiri dalam rangka membantu mengurangi penggunaan plastik di kampus. Selain untuk mendukung program kampus, bawa bekal sendiri juga bikin kamu lebih irit lho. Terutama untuk kamu yang anak kos, langkah ini bisa jadi salah satu cara penghematan, terutama di akhir bulan. Demikian pula dengan botol minum, lumayan lho kamu jadi bisa menghemat Rp4000,00 karena bawa botol minum sendiri. Sekali pun air minum yang kamu bawa habis, kamu bisa bisa mengisi ulang minum dengan tarif sukarela di galon yang terletak di kantin UMN. Masih tetap lebih murah daripada beli air mineral merk Primbon di kantin kan, Ultimafriends?

Hindari penggunaan sedotan plastik

Meski kelihatan kecil, penggunaan sedotan plastik juga perlu dikurangi sebab berbahaya bagi lingkungan

Sedotan berbahan plastik juga perlu dihindari penggunaannya, Ultimafriends. Hal ini juga telah diberlakukan di restoran-restoran cepat saji, seperti McDonald’s. Kalau kamu perhatikan, gerai ayam asal San Bernardino, California itu udah nggak menyediakan sedotan plastik untuk pelanggannya sebagai langkah untuk mengurangi penggunaan plastik. Kalau memang lebih suka minum pakai sedotan, kamu bisa menggunakan reusable straw yang dibuat dari stainless steel atau bambu dan dapat dibeli melalui online shop! Selain membantu mengurangi plastik, sedotan ini juga terlihat lebih kece dibandingkan sedotan plastik. Kalau kamu dikatain rempong sama teman-teman akibat bawa sedotan ke mana-mana, nggak perlu malu, Ultimafriends karena kamu udah melakukan hal baik untuk bumi. Kalau perlu kamu ajak mereka untuk lebih peduli dengan tempat tinggal kita~

Lakukan daur ulang sampah plastik

Berbagai hasil kerajinan yang dibuat dari sampah plastik

Meskipun agak klasik, tapi sampah plastik terbukti bisa didaur ulang menjadi barang-barang yang bermanfaat dan bernilai jual, Ultimafriends. Dipadukan dengan kreativitas tanpa batas kamu, botol plastik bisa disulap jadi tempat pensil, pot gantung, atau kap lampu. Kalau kamu terlalu sibuk kuliah dan rapat ini itu, kamu masih tetap bisa melakukan langkah ini dengan menyerahkan sampah-sampah plastik ke bank sampah. Bahkan kamu bisa menemukan bank sampah di kampus, kan? Lumayan lho dengan menjadi nasabah dan ikut mengumpulkan sampah, kamu akan dapat SKKM pengabdian masyarakat. Selain di kampus, ada juga bank sampah di luar sana yang menawarkan berbagai benefit buat kamu yang menjadi nasabahnya. Mereka akan mengolahnya menjadi suatu kerajian, seperti tas, tempat pensil, topi, karpet, dan bros. Kalau masih nggak sempat untuk bergabung dengan bank sampah, langkah kecil yang setidaknya bisa dilakukan adalah dengan membuang sampah sesuai dengan tempatnya. Buanglah sampah sisa makanan di tempat sampah organik dan sampah pembungkus makanan di tempat sampah anorganik. Hal sederhana seperti ini juga akan memudahkan pihak-pihak yang mendaur ulang sampah dan kamu pun udah berkontribusi dalam proses ini.

Itu dia, Ultimafriends, aksi-aksi yang dapat dilakukan dalam rangka mendukung program green living UMN, sekaligus menyelamatkan bumi dari sampah plastik. Nggak hanya itu, aksi-aksi ini juga memberikan keuntungan buat kamu secara pribadi, seperti yang udah tim reporter paparkan sebelumnya. Kamu nggak perlu malu untuk melakukan perubahan dan orang-orang di sekitarmu akan berpartisipasi dengan sendirinya jika hasilnya mulai terlihat. Kalau bukan kamu yang mulai, siapa lagi?

Foto: Berbagai sumber
Editor: Aurelia Gracia

Continue reading

Previous post

FRIDAY


107.7 UMN Radio

Current track
TITLE
ARTIST