Compress 2021 Tunjukkan Optimisme Dalam Pameran

Written by on May 7, 2021

Commpress telah menjadi sebuah acara tahunan dari program studi jurnalistik selama sembilan tahun. Namun, 2021 menjadi momen unik bagi Commpress karena parade jurnalistik ini harus diselenggarakan secara daring untuk pertama kalinya. Terhitung sejak kasus pertama, Covid-19 telah menjadi sensasi hangat selama setahun lebih di negeri ini.

Keterbatasan yang menjadi santapan kita sehari-hari, termasuk sekat-sekat jarak untuk berkegiatan berhasil dilawan. Commpress 2021 hadir dengan pameran virtual yang dapat menjadi wadah aspirasi calon-calon jurnalis unjuk karya. Membawa semangat “Escalate Optimism Through Journalism”, Commpress telah memberikan semangat positif dengan membuat ruang bagi jurnalis muda di commpress-umn.com.

Sebuah pengalaman menarik bagi reporter untuk terjun memasuki gelembung mahakarya pameran Commpress dari layar gawai. Pengalaman yang diberikan sangat kaya indera, sebuah penampilan karya virtual ini mampu memberikan kekayaan pengelihatan dan pendengaran. Semua ini sejalan dengan tema pameran Commpress 2021, “Express Yourself Through Creativity.”

Kekayaan ini dapat dirasakan saat pengunjung melihat Photo Story. Pengakses akan dapat menikmati foto-foto tersebut berkisah ditemani narasi dari cerita di baliknya. Narasi tersebut secara otomatis diputar saat pengunjung membuka photo story tersebut.

Tidak hanya itu, fitur yang dapat dimainkan oleh pengunjung saat membuka karya foto tunggal juga interaktif. Pemanfaatan fitur-fitur yang ada seakan menjadi jawaban dari Commpress 2021 untuk melawan batasan kreativitas untuk mengapresiasi karya seni. Tentunya, karya-karya ini tidak sembarang untuk tampil. Telah melalui kurasi yang tegas oleh Dudi Sugandi selaku Founder of @kelasgarasi, Ari Trismana selaku Produser Watchdoc, dan Dita Alangkara selaku Chief Photographer Associated Press.

Tampilan foto tunggal dari pameran virtual Commpress 2021. (UMN Radio/Gregorius Amadeo)

Bukan Karya Sembarangan

Ultimafriends dapat merasakan bahwa karya yang ditampilkan telah melalui tahapan pemilihan yang bergengsi. Karya-karya penuh nilai dan makna ini telah berhasil masuk untuk ditemui pengunjung lewat situsnya. Salah satu karya yang menyentuh hati adalah video dokumenter berjudul “Dini Hari”. Sebuah karya yang membahas kisah di balik bunuh diri. Nilai yang disampaikan tegas terlihat dari filtrasi yang dilakukan oleh kurator dari Ari Trismana.

Enggak hanya “Dini Hari”, karya-karya terbaik lainnya akan dibahas oleh beberapa kurator lewat live streaming di akun Instagram @ruang.indiependen pada 7-8 Mei. Sesi ini akan menjadi pengantar menuju Young Journalist Award, yang merupakan puncak dari rangkaian acara COMMPRESS. YJA akan dilaksanakan pada 8 Mei 2021 dan dimeriahkan oleh deretan penampilan dari UKM dan Abraham Kevin, kontestan Indonesian Idol Season 9.

So, meluangkan sepotong waktu dari putaran 24 jam tidak akan membuat Ultimafriends menyesal. Sebuah petualangan yang bermakna dan penuh informasi. Oleh karena itu, kamu bisa manfaatkan waktu luang kala sendiri atau menanti kelas sambil menjumpai karya-karya jurnalis muda di pameran Commpress 2021.

Editor: Elizabeth Chiquita

107.7 FM UMN Radio

Current track
TITLE
ARTIST