5 FAKTA DI BALIK PROSES PEMBUATAN FILM ANTOLOGI RASA YANG MENARIK BUAT KAMU

Written by on February 25, 2019

“If you make a girl laugh, she likes you. but if you make her cry, she loves you.”
“What if in a man that you love, you find a best friend instead a lover?”
“We always ignore the ones who adore us and adore the ones who ignore us.

Hayooo, kalau kamu penggemar garis keras novel-novel Ika Natassa, pasti kamu udah hafal beberapa quotes di atas. Kalau bukan penggemar keras dan belum tahu juga itu quotes apaan, nggak apa-apa juga. Kamu nggak bakal kena marah kok sama penulisnya.

* dalem hati*
“Yeee gue juga ga takut kali dimarahin Ika Natassa.”

Oke udah dulu ya dramanya. Cukup di novel dan filmnya aja yang drama.

Ngomong-ngomong Antologi Rasa, novel yang diterbitkan pada 2011 ini memang cukup menarik perhatian masyarakat akhir-akhir ini—khususnya para pecinta novel Ika Natassa—karena akhirnya diangkat ke layar lebar. Film ini disutradarai oleh Rizal Mantovani dan diperankan oleh Herjunot Ali yang berperan sebagai #CintanyaGue alias Harris Risjad, Carissa Perusset sebagai #CintanyaGueYangBeneran alias Keara Tedjasukmana, dan Refal Hady sebagai #CintaMatinyaKeara alias Ruly Walantaga.

(kiri-kanan) Refal Hady sebagai Ruly Walantaga, Carissa Perusset sebagai Keara Tedjasukmana,
dan Herjunot Ali sebagai Harris Risjad (Instagram: @refalhady)

Untuk ceritanya? Wah, mungkin cukup rumit dimengerti bagi yang kisah cintanya selalu menye dan unyu-unyu ala #couplegoals di Instagram karena di sini diceritakan betapa complicated-nya kisah cinta dalam persahabatan ini. Keara, yang mencintai Ruly, tapi di sisi lain Ruly mencintai sahabatnya yang lain secara diam-diam sejak lama, yaitu Denise. Terus, #CintanyaGue mencintai siapa dong? Bagi siapa pun yang menjadi #TeamHarris pasti punya “keinginan” menjadi seorang Keara, yang dicintai sebegitu-mati-matiannnya sama Harris. Yap, seorang Harris Risjad mencintai Keara Tedjasukmana walaupun udah tahu kalau sebenernya cintanya dia itu sesungguhnya mencintai sahabatnya juga, Ruly Walantaga.

Sebelum lebih pusing lagi untuk mencerna apa isi cerita filmnya nanti, tim reporter memberikan 5 fakta menarik buat kamu tahu tentang film yang udah tayang sejak 14 Februari lalu, ya kalo ngga menarik atau kurang penting maaf-maaf aja ya, namanya juga manusia hehe.

 

Novel kedua Ika Natassa yang diangkat ke layar lebar
Sebelum Antologi Rasa, Critical Eleven menjadi novel pertama Ika Natassa yang diangkat ke layar lebar. Nantinya, selain dua novel tersebut masih ada beberapa novel karya Ika yang kabarnya juga akan difilmkan lho Ultimafriends, yaitu Twivortiare, The Architecture of Love dan A Very Yuppy Wedding.

Novel-novel karya Ika Natassa hingga saat ini (Instagram: @ikanatassa)

Cie akhirnya Carissa Perusset main film, bukan jadi selebgram lagi
Mungkin Ultimafriends lebih mengenal Carissa sebagai selebgram, tapi tahun ini doi udah naik pangkat jadi pemain film. Lumayanlah ya nambah followers. Model berdarah Jawa-Swiss ini terpilih menjadi Keara lewat casting, dan hal itu sebagai debutnya di dunia akting layar lebar. Hampir semua hal yang pertama dilakukan bikin perasaan seseorang campur aduk akibat rasa khawatir dan gugup, sama kayak Carissa nih, Ultimafriends. Cewek yang belajar Bahasa Indonesia selama setahun untuk film ini sempet nangis ketika menjalankan hari pertama syuting. Bukan. Bukan karena mendalami perannya yang ditolak cintanya oleh Ruly, melainkan ketakukan dan merasa terintimidasi.

“Hari pertama langsung nangis karena ketakutan nggak mau syuting, kebanyakan orang,” ungkap Carissa saat diwawancara.

Carissa Perusset berperan sebagai seorang banker di kota metropolitan yang memiliki hobi fotografi
(Instagram: @carissaperusset)

“Kenapa bukan Refal yang jadi Harris?!”
Yap! Itulah pertanyaan yang sering muncul saat Herjunot Ali diumumkan menjadi Harris, ada yang pro dan juga kontra. Mengapa lebih memilih Refal? Karena di film sebelumnya, Critical Eleven, Refal-lah yang menjadi Harris, adik dari Ale yang diperankan oleh Reza Rahadian. Kalau menurut reporter, Junot berhasil membabat habis karakter Harris di film ini dan memecahkan stigma bahwa Junot harusnya menjadi tokoh Ruly bukan Harris. Usut punya usut, ternyata Junot emang udah mengincar tokoh ini sejak 5 tahun yang lalu saat baru pertama kali membaca novelnya lho, Ultimafriends! Ia berkata bahwa tokoh Harris itu memang sudah ada dalam dirinya.

Herjunot Ali yang memainkan tokoh Harris Risjad dengan sangat apik (Instagram: @herjunotali.studio)

Bukan copy paste dari buku cuy
Walaupun ceritanya diadaptasi dari novel, Rizal Mantovani mengatakan
bahwa dirinya nggak plek-plekkan memindahkan tiap 332 lembar novel Antologi Rasa tersebut ke dalam filmnya. Menurutnya, adaptasi tidak sama
dengan copy paste. Rizal memastikan dia akan membawa perasaan yang ada di novel ke dalam film arahannya, dan hal itu disetujui oleh Ika Natassa sebagai penulis novel Antologi Rasa. Jadi kita udah tahulah ya kenapa setiap novel yang difilmkan itu nggak 100% sama?

WOW! Fakta mencengangkan saudara-saudara!

Perjalanan novel Antologi Rasa dari 2011 hingga kini mencapai cetakan ke-22
pada Februari 2019 (Instagram: @ikanatassa)

Daftar soundtrack dan sedikit fun fact-nya.
Sedikit aja ya Ultimafriends, alias cuma lagu terakhir yang ada fun fact-nya. Harus tetap dibaca dari urutan awal ya. Jangan dilangkahin. Oke?

(Pijar – Antalogi Rasa)
Ashyique banget beat-nya kalo denger lagu ini, berasa lagi di Singapore jadi third wheeling-nya Keara dan Harris.

(Nidji – Cinta Segitiga)
Salah…harusnya segi empat. #SeriusIniBeneran kan Harris suka sama Keara, tapi Keara suka sama Ruly, eh si Ruly malah suka sama Denise.

(Geisha – Rahasia)
Nggak baik main rahasia-rahasiaan. Inget, sepandai-pandainya tupai melompat pasti bakal jatuh juga. #HIYAHIYAHIYA

(Geisha – Garis Tangan)
Nanti pasti ngerti kenapa judulnya ini…

(d’Masiv – Kesempatan Bersamamu)
Ini dia lagu yang dibuat hanya dalam 1 hari. 24 jam. 1440 menit. 86.400 detik. #SeriusIniJugaBeneran

 
Sumber: Gramedia, CNN Indonesia, Kompas.com

Foto: Instagram

Editor: Aurelia Gracia

107.7 UMN Radio [CT]

Current track
TITLE
ARTIST