Pop Up Market 2018 ‘Hidupkan Kembali’ Seniman AS Andy Warhol

Written by on March 11, 2018

 Ultimafriends, pasti  kamu udah nggak asing lagi dengan Pop Up Market.

Pop Up Market merupakan thematic local brand bazaar not-for profit yang udah diadakan setiap tahun sejak 2012 oleh mahasiswa/i Universitas Prasetiya Mulya. Yap! Berarti acara ini udah diselenggarakan untuk yang ke-7 kalinya. Kali ini, Pop Up Market mengangkat tema The Factory, yang merupakan art studio di Manhattan kepunyaan seniman asal Amerika, Andy Warhol.

Pemilihan tema Pop Up Market yang tidak lagi berlatar creative district dari berbagai negara seperti tahun-tahun sebelumnya, ternyata ada tujuan di baliknya. Dengan menonjolkan unsur seni, tahun ini pihak penyelenggara berharap dapat mengembangkan passion, menyuguhkan edukasi, koneksi serta entertainment yang berkesan dan bermanfaat seperti apa yang diterapkan Andy Warhol di studionya.

Acara yang diselenggarakan di Kuningan City Mall, lantai 2-4 Gourmet Area pada 8-11 Maret 2018 ini menghadirkan 79 tenants yang telah melalui kurasi ketat dari tim Pop Up Market, lho! Jadi, segala macam kategori fashion, food & beverages, accessories, beauty, serta  creative products yang ada di sini udah pasti berkualitas baik dan akan menunjang penampilan kamu, Ultimafriends!

Selain banyak spot foto instagrammable, uniknya, Pop Up Market tahun ini punya main icon yang cukup besar. Main icon ini tidak lain adalah instalasi menara dua lantai yang bukan cuma bisa dinaiki, tapi dapat menghubungkan dua lantai yang berbeda. Hal unik lain yang tim reporter temukan, di sekeliling tembok main icon itu digantung sederetan foto hasil cetak kamera polaroid. Tidak lama setelahnya, tim reporter didatangi oleh seorang panitia yang membawa kamera polaroid dan menawarkan untuk mengambil foto tim reporter yang bertugas. Setelah itu, tak lupa hasil foto tim reporter juga digantung di tembok instalasi tersebut.

Instalasi menara dua lantai yang menjadi main icon di Pop Up Market 2018

Salah satu panitia dari divisi acara, Muhammad Farhan, berkata bahwa main icon ini sebenernya dijadikan gimmick, dan ingin menunjukkan keseruan pengunjung-pengunjung yang datang. “Target kami, 1000 foto dalam 4 hari,” tambahnya.

Suprayogi, salah satu orangtua dari panita penyelenggara juga memberikan feedback positif lantaran keunikan dan kreativitas dari gimmick tersebut. Selain dekorasi yang cukup menggambarkan tema yang diangkat, banyak hal-hal lain yang berhasil menyulap venue menjadi studio kepunyaan seniman pop art legendaris itu.

For your information, Ulitmariends, ternyata hal ini memang sengaja tidak disounding agar para pengunjung melihat dan merasakan experience-nya sendiri. Menurut salah satu pengunjung, Algi dari Jakarta Timur mengaku memang tidak mengetahui adanya gimmick tersebut.

“Sebelumnya gue gatau ada ginian, kebetulan lagi liat-liat terus keliling, eh ditawarin. Ini keren banget sih,” kata Algi, yang datang bersama temannya.

 Tahun ini, panitia menargetkan 75.000 pengunjung dapat hadir dan memadati venue selama rangkaian 4 hari acara tersebut.

Everyone can be famous for 15 minutes – Andy Warhol

Foto: Sarah Sekar Larasati
Editor: Vania Evan

 

 

 

 

Tagged as

107.7 FM UMN Radio

Current track
TITLE
ARTIST