ARTURE 2017 AJAK DOBRAK TRADISI

Posted By: News UMN Radio On:


Tangerang, UMN Radio – Performance teatrikal yang merupakan bagian dari festival tahunan U-Fest, Arture, baru saja digelar Kamis lalu (28/9). Bertempat di Function Hall Universitas Multimedia Nusantara, acara ini merupakan ajang unjuk gigi beberapa unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang ada di UMN seperti Ultima Sonora, Teater Katak, J-Café, Street Dance, serta Qorie yang dikemas dalam pertunjukan kolaborasi yang apik.

Berkisah tentang Edna, Kuning, Niniwa, Ewil dan Tatawu, 5 suku yang tidak pernah akur satu sama lain. Suatu hari walikota mereka menginginkan diadakannya festival dimana mereka tampil bersama agar kelima   suku bisa bersatu,namun, para tetua yang memimpin suku tersebut menolak. Para tetua tak ingin mengubah perselisihan yang ada diantara mereka. Berbeda dengan para tetua,  generasi muda ingin mengubah kondisi ini,  mereka pun bekerja sama dan berusaha mengubah pemikiran para tetua agar kelima suku bisa bersatu.

Tahun ini, Arture menerapkan sebuah inovasi dalam pertunjukannya. Jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya mengedepankan unsur seni peran, tahun ini Arture mengusung konsep drama musikal. Rupanya pihak penyelenggara tidak ingin terpaku dengan tradisi yang sudah ada sebelumnya, yang tercermin juga dalam pemilihan lokasi pertunjukan yang tidak lagi bertempat di auditorium luar kampus seperti tahun lalu.

“Lebih baik di rumah sendiri saja, panggung kita ada,kursi ada, transport gaperlu jauh-jauh,tujuan kita mahasiswa baru UMN yang penasaran UKM yang cocok sama mereka, jadi kenapa harus jauh-jauh?” ucap pimpinan produksi Arture 2017 Inez Peringga ketika ditanya alasan memilih venue di Function Hall UMN.

Begitu pula dengan alur ceritanya, menyiarkan nilai keberanian mendobrak tradisi yang ada. Para pemuda dari suku Edna, Kuning, Niniwa, Ewil dan Tatawu mencoba merubah hawa permusuhan antar suku yang sudah melekat dari generasi ke generasi.

Selain mengajak untuk mendobrak tradisi, Arture 2017 juga mengusung tema Relics In Diversity.Tema ini diangkat untuk menyatukan perbedaan terutama perbedaan dari UKM yang bergabung dalam pementasan ini.

“Masing-masing UKM punya cirinya masing-masing,mereka punya perbedaan juga,kita mikir kenapa kita ga angkat tema yang relatable dengan UKM itu. Mereka beda-beda kenapa ga kita satuin? Karena intinya Arture memang untuk menyatukan mereka semua,”tutupnya.

Penulis : Khema Aryaputra & Vania Evan

Editor : Tiara Aprilia


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Play Cover Track Title
Track Authors